Gempa di Sulawesi Utara
Update Terbaru, Pasca Gempa M 7,1 di Maluku Utara dan Sulawesi Utara Aktivitas Warga Kembali Normal
Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan aktivitas warga kembali normal pasca gempa M 7,1 di Maluku dan Sulawesi Utara Kamis (14/11/2019) kema
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Wulan Kurnia Putri
"Kebetulan rilis energinya hampir bersamaan," jawabnya.
Baca: Situasi Sudah Aman, Masyarakat Masih Panik saat Gempa Susulan Terjadi di Sulut
Ia juga melihat beberapa wilayah di Indonesia merupakan daerah yang memiliki sumber gempa aktif.
Seperti di wilayah Lombok, Ambon, Maluku Utara, dan Bali.
Daryono meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menafsirkan sendiri secara berlebihan atas kejadian ini.
"Jadi tidak ada yang perlu ditakuti secara berlebihan karena ada peningkatan serentak."
"Tidak terjadi kejadian sesuatu yang lebih besar," terangnya.
Lebih lanjut, Daryono menjelaskan penyebab gempa yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, dengan rincian sebagai berikut;
Baca: Peringatan Dini Tsunami di Maluku Utara Dicabut, Beberapa Gempa Susulan Masih Terjadi
1. Gempa di wilayah Lombok terjadi akibat patahan naik Flores.
2. Gempa di wilayah Palu terjadi akibat patahan Palu Koro.
3. Penyebab gempa di wilayah Ambon masih dalam identifikasi pihak BMKG.
4. Penyebab gempa di wilayah Maluku dan Sulut terjadi karena patahan di dalam Lempeng Maluku.
5. Penyebab gempa di wilayah Bali akibat patahan naik belakang Bali.
Daryono menambahkan masih ada kemungkinan terjadi gempa di beberapa wilayah di Indonesia.
"Gak bisa memprediksi, kemungkinan masih banyak," kata Daryono.
Ia juga mengimbau masyarakat, terlebih yang ada di pesisir pantai untuk melakukan aktivitas seperti biasa.
"Peringatan dini tsunami sudah diakhiri," tutupnya.
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)