Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Kabar Demo Berhembus, DPRD Palopo Siap Temui Massa: Tidak Ada yang Perlu Dihindari
Aksi demo dikabarkan akan kembali dilakukan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Darwis, keuta DPRD Palopo siap temui masyarakat untuk dengarkan aspirasi
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Kabar adanya aksi demo di Kota Palopo, Sulawesi Selatan pada Senin (1/9/2025) berhembus.
Aksi demo tersebut merupakan buntut soal rencana kenaikan tunjangan anggota DPR RI yang sebelumnya beredar hingga diperparah tewasnya driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan.
Menanggapi adanya kabar demo, Ketua DPRD Palopo, Darwis mengatakan bahwa pihaknya siap menerima aspirasi dari masyarakat.
"Kami DPRD Palopo tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat," ujarnya.
Darwis pun berujar bahwa ia siap untuk menemui demonstran untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.
"Insya Allah (akan menemui demonstran), tidak ada yang perlu dihindari," lanjut Darwis, dikutip dari Tribun-Timur.com.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tetap tertib dan menjaga Kota Palopo.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga Kota Palopo dengan semangat persaudaraan untuk mewujudkan Palopo yang damai, bermartabat dan sejahtera," ujar Darwis.
Terpisah, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin juga mengimbau para demonstran untuk menggelar aksi secara tertib dan damai.
"Silahkan menyampaikan pendapat dalam suasana yang teduh. Saya mengajak adik-adik untuk tetap menjaga situasi agar tetap aman dan tertib," kata Akhmad Syarifuddin saat dihubungi, Minggu (31/8/2025).
Penyampaian aspirasi secara damai, ujarnya, justru lebih mudah diterima dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Baca juga: Rangkuman Demo Semalam di Beberapa Kota di Indonesia: Jakarta, Makassar, Solo, Surabaya
Ia juga berjanji akan menemui peserta aksi.
"Kami akan menemui demonstran dan mendengar aspirasi mereka," tambahnya.
Akhmad Syarifuddin berharap Kota Palopo bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyuarakan pendapat secara bertanggung jawab.
Sebelumnya, pada Sabtu (30/8/2025), masyarakat dan mahasiswa telah menggelar aksi unjuk rasa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.