Nenek Maria Terjaring Razia Satpol PP Bareng Brondong, Ini Kronologinya

Saat nenek Maria dan Fernando tengah berduaan di kamar Hotel Melati, mereka terciduk oleh Satpol PP

Nenek Maria Terjaring Razia Satpol PP Bareng Brondong, Ini Kronologinya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Wendi
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kronologi nenek Maria (bukan nama sebenarnya) yang berusia 60 tahun terciduk razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berduaan dengan pria brondong di kamar hotel. 

Saat awal terjaring razia, nenek Maria mengaku jika dirinya dan teman pria brondongnya itu merupakan ibu dan anak. 

Namun, kemudian nenek Maria mengaku jika pria brondong yang baru berusia 21 tahun itu adalah kekasihnya. 

Ilustrasi - Kronologi Nenek Maria 60 Tahun Terciduk Satpol PP Bareng Brondong di Hotel, Sempat Ngaku Ibu & Anak (SURYAMALANG.COM)
Ilustrasi - Kronologi Nenek Maria 60 Tahun Terciduk Satpol PP Bareng Brondong di Hotel, Sempat Ngaku Ibu & Anak (SURYAMALANG.COM) ()

Berawal dari kegiatan razia yang dilakukan jajaran Satpol PP Kota Tanggerang untuk menyasar aktivitas prostitusi di wilayahnya.

Satpol PP Kota Tangerang pun menyasar dan merazia sejumlah hotel kelas melati yang diduga sebagai tempat aktivitas prostitusi

Sata melakukan agenda rutinnya, Satpol PP Kota Tangerang merazia seorang nenek berusia 60 tahun dengan teman prianya yang diketahui masih brondong di sebuah kamar Hotel Melati di Kota Tanggerang. 

Nenek berusia 60 tahun yang terciduk tersebut diketahui bernama Maria. 

Sedangkan sang pria yang baru berusia 21 tahun alias brondong tersebut bernama Fernando. 

Saat nenek Maria dan Fernando tengah berduaan di kamar Hotel Melati, mereka terciduk oleh Satpol PP Kota Tanggerang, Rabu (21/11/2019) malam. 

Saat awal pertama terjaring Razia, nenek Maria mengaku jika Fernando adalah anaknya. 

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved