Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan Maut di Cipali, Kemenhub: Truk Akan Diwajibkan Pasang Perisai di Belakang Mobil

Budi menjelaskan, aturan terkait pemasangan perisai samping pada kendaraan truk memang telah dibuat.

Kecelakaan Maut di Cipali, Kemenhub: Truk Akan Diwajibkan Pasang Perisai di Belakang Mobil
Istimewa
Kecelakaan maut menewaskan enam penumpang Toyota Avanza bernopol B 1076 PVC. Kecelakaan ini terjadi di KM 113.200 Tol Cipali, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Minggu (1/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi berencana membuat regulasi kewajiban pemasangan perisai belakang truk.

Hal ini mengacu pada peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang kembali terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan menewaskan enam orang.

Ia mengatakan, pihaknya tengah melakukan pembahasan regulasi dengan sejumlah pihak.

Baca: Ketua KNKT Usul Perubahan Organisasi Jadi Badan Keselamatan Nasional

Mulai dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga Organisasi Angkutan Darat (Organda).

Budi menjelaskan, aturan terkait pemasangan perisai samping pada kendaraan truk memang telah dibuat.

"Ini lagi saya diskusikan dengan KNKT, juga dengan Organda, itu kalau pemasangan perisai samping truk itu kan sudah cukup lama kita buat," ujar Budi, saat dikonfirmasi Tribunnews, Minggu (1/12/2019).

Namun, ia menyadari bahwa perlu dibuat regulasi tambahan terkait pemasangan perisai, yakni pada bagian belakang truk, khususnya kendaraan yang cukup tinggi.

Hal itu karena dalam banyak kasus laka lantas yang terjadi di ruas tol didominasi peristiwa 'tabrak belakang'.

"Tapi dengan kejadian di tol yang banyak tabrak belakang kasusnya, itu memang kita lagi merancang untuk pembuatan satu regulasi kewajiban pemasangan perisai belakang truk untuk mobil-mobil yang tinggi," jelas Budi.

Menurutnya, jika mobil-mobil berukuran kecil menabrak truk atau mobil yang memiliki ukuran lebih besar dari arah belakang, balon pengaman atau airbag mobil kecil yang biasanya mengembang saat terjadi laka lantas tidak akan keluar.

Halaman
1234
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved