Senin, 1 Juni 2026

Fakta Temuan Mayat Bocah Tanpa Kepala, Basarnas: Organ Lepas Bisa karena Hewan Buas dan Kriminalitas

Penemuan mayat bocah tanpa kepala di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (8/12/2019) membuat gempar warga.

Tayang:
HO/Dokumentasi keluarga-Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
(Dari kiri ke kanan) Lokasi temuan mayat bocah tanpa kepala, ibu dan keluarga balita Yusuf berada di RS AW Sjahrani, foto balita Yusuf semasa hidup. 

Nah tidak lama, setelah itu tiba-tiba ada balita yang menangis, jadi saya inisiatif langsung pergi ke dapur untuk buat susu.

Para pengasuh pun kebingungan mencari Yusuf.

Pihak PAUD Berusaha Mencari hingga Berpikir ke Orang Pintar

Dalam perkara ini, pihak PAUD  mengakui telah melakukan beberapa usaha pencarian, dari melakukan pengajian, berdo'a bersama anak yatim piatu, hingga orang pintar.

"Selama beberapa hari setelah Yisuf hilang itu, kami mencoba melaksanakan pengajian, kami juga undang anak yatim piatu untuk membantu mendo'akan agar Yusuf segera ditemukan."

"Dan sempet juga kemarin kami berpikiran untuk memanggil orang pintar, tidak ada niatan buat musrik ya, tapi kami mencoba alternatif lain," papar Mardiana.

Mardiana pun juga mengakui hilangnya Yusuf juga atas kelalaian pengasuh, kala itu satu di antara pengasuh tengah buang air kecil, sehingga satu pengasuh lainnya harus mengawasi sebanyak 7 murid PAUD.

“Saya kebetulan buang air kecil, saya balik tidak sampai 5 menit, Yusuf sudah tidak ada di tempatnya,” ucap Marlina.

Mardiana juga mengatakan, bahwa dia dan 2 petugas pendidik, sudah mencari ke setiap ruangan di dalam PAUD, hingga keluar pagar, hingga menyatakan Yusuf hilang.

“Saya langsung periksa kondisi pagar PAUD, dan ternyata tidak tertutup, tapi memang saya yang lupa menutup pagar.

Nah setelah lama mencari, dan tidak ketemu juga, baru saya menghubungi orang tuanya memberikan kabar ini,” ungkapnya

Mayat Bocah Tanpa Kelapa ditemukan di Parit

Seperti diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Minggu (8/12/2019), mayat balita tanpa kepala ini ditemukan di kawasan parit aliran Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur.

Menurut saksi mata yang pertama kali melihat jasad bocah tersebut, Ika (35), dirinya mengatakan ,ayat tersebut tepat berada di bawah rumah.

Dirinya mengatakan awalnya sempat ragu denga jasad tersebut, di mana berada tepat di bawah jendela kamar, namun setelah pengamatan kedua kalinya terlihat seperti bentuk kaki dan badan anak kecil.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved