Kecelakaan Maut di Pagaralam

Kemenhub Ungkap Pelanggaran Bus Sriwijaya: Seharusnya Tidak ke Palembang

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub mengungkap adanya pelanggaran yang dilakukan bus Sriwijaya seharusnya tidak melayani rute Bengkulu-Palembang.

Kemenhub Ungkap Pelanggaran Bus Sriwijaya: Seharusnya Tidak ke Palembang
Youtube KompasTV
Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Ahmad Yani. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan adanya pelanggaran administrasi yang dilakukan operator Bus Sriwijaya.

Diketahui, Bus Sriwijaya dengan pelat nomor BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang masuk jurang di Liku Lematang, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Senin (23/12/2019) dini hari.

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Ahmad Yani mengungkap sejumlah pelanggaran yang dilakukan.

Di antaranya, bus Sriwijaya seharusnya tidak melayani rute Bengkulu-Palembang lantaran  tidak sesuai dengan spesifikasi yang dilaporkan.

"Kendaraan ini harusnya tidak melayani ke Palembang," ungkap Ahmad Yani, dilansir kanal YouTube KompasTV, Kamis (26/12/2019).

Selain itu, Ahmad Yani juga menyebut, masa aktif surat kendaran Kartu Pengawasan (KP) bus Sriwijaya sudah habis atau mati.

Namun, pihak operator Bus Sriwijaya sudah mengurus KP tersebut, hanya saja prosesnya belum selesai.

"Sebetulnya enggak boleh jalan," kata dia.

Tak hanya itu, Ahmad Yani mengatakan, mengenai kapasitas bus yang dilaporkan hanya untuk 24 penumpang.

Namun diketahui, Bus Sriwijaya justru mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

Halaman
1234
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved