TOPIK
Kecelakaan Maut di Pagaralam
-
setelah dilakukan pemeriksaan bus yang mengalami kecelakaan tersebut sempat dilakukan rekondisi pada 2018 lalu
-
Fakta baru kecelekaan Bus Sriwijaya yang jatuh di Sungai Lematang, Pagaralam, Sumsel, sopir bus Sriwijaya belum pernah melewati jalur tersebut.
-
Supir Bus Sriwijaya, Feri sempat memberi pesan terakhir pada ibunya sebelum berangkat kerja dan bus yang dikendarai masuk ke jurang, pamit 4 kali.
-
Polisi sebutkan dugaan kuat akibat kecelakaan bus Sriwijaya di PagarAlam dikarenakan rem blong
-
Kepala Unit Lakalantas Polres Pagar Alam mengatakan ada empat faktor penyebab kecelakaan Bus Sriwijaya masuk jurang di Liku Temalang.
-
Direktur Angkutan Jalan Kemenhub mengungkap adanya pelanggaran yang dilakukan bus Sriwijaya seharusnya tidak melayani rute Bengkulu-Palembang.
-
Kakorlantas Polri Irjen Istiono menyebut kecelakaan Bus Sriwijaya yang mengakibatkan 35 orang tewas di Pagaralam disebabkan oleh berbagai kesalahan
-
Kepolisian kesulitan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan Bus Sriwijaya yang terjun di Sungai Lematang, Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel).
-
Sari Sartika (41), korban tewas bus Sriwijaya masuk jurang di Pagaralam, Sumatera Selatan akhirnya berhasil diidentifikasi.
-
Kecelakaan yang menimpa bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam,
-
Kondektur bus Sriwijaya yang selamat dari kecelakaan di Pagaralam menyebut, kondisi sopir pada saat berkendara dalam keadaan sehat.
-
Rasman Sulaiman menuturkan, telah lama tak mengetahui keadaan Sari Sartika karena terakhir kali bertemu pada tahun 1990.
-
Kementerian Perhubungan menemukan adanya pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh operator bus Sriwijaya.
-
Semalaman Puja tak bisa tidur hingga akhirnya mendengar kabar ibu dan adiknya tewas dalam perjalanan pulang dari Bengkulu ke Palembang.
-
KNKT menduga sopir bus Sriwijaya tidak mengerem sebelum kendaraan yang dikemudikannya terjun ke jurang di Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah.
-
Rencana akad nikah yang akan dilaksanakan pada 29 Desember 2019 mendatang dimajukan pada Rabu (25/12/2019).
-
Seketika ia teringat dengan segala kenangan yang langsung terbayang di pikirannya mengenai dua orang yang begitu dicintai itu.
-
Kondektur Bus Sriwijaya berikan pernyataanya seusai mengalami kecelakaan. Ia menyebut bus dalam kondisi layak jalan
-
Identitas sejumlah korban kecelakaan maut bus Sriwijaya di Pagaralam telah terindetifikasi
-
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi meminta pihak Kemenhub untuk menerapkan sanksi hingga pencabutan izin dengan adanya peristiwa kecelakaan ini.
-
Keluarga sopir Bus Sriwijaya alami firasat sebelum keberangkatan Ferri Afrizal ke Bengkulu sempat berpamitan sampai empat kali.
-
Berhari-hari lalu petanda akan ditinggal ibu dan adiknya sudah dirasa Puji (18). Ia terus menangis sepanjang pulang ke rumah duka.
-
Penelusuran KNKT di Pagaralam, Sumatera Selatan diduga sebelum Bus Sriwijaya terjun ke jurang, sopir tidak melakukan pengereman hingga masuk jurang.
-
Sari Sartika menjadi jenazah terakhir korban tewas kecelakaan Bus Sriwijaya yang teridentifikasi.
-
Kondektur Bus Sriwijaya berikan pernyataanya seusai mengalami kecelakaan. Ia menyebut bus dalam kondisi layak jalan
-
Kapolres Pagar Alam, AKBP Dolly Gumara mengatakan kecelakaan Bus Sriwijaya bisa masuk ranah pidana mengingat ini menyebabkan 35 korban jiwa.
-
Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkap penyebab kecelakaan Bus Sriwijaya yang pertama karena mengangkut motor dalam bus.
-
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi buka suara terkait kecelakaan Bus Sriwijaya di Pagar Alam. Menurutnya, jalur menjadi lebih bahaya seusai hujan.
-
Dugaan itu berdasarkan tidak adanya bekas pengereman di tempat bus menabrak pembatas jalan hingga masuk ke jurang.
-
Terjadi kecelakaan di Pagar Alam. Kecelakaan tersebut menimpa Bus Sriwijaya. Diketahui Bus Sriwijaya kehilangan kendali di tikungan ketiga.