Dibunuh Oknum Polisi 2016, Berkas Kasus Agung Baru Dikirim Polda Sulsel Akhir 2019

Perkara dugaan pembunuhan oknum Polri terhadap Agung Pranata di 2016, ternyata baru dikirim ke Kejaksaan diakhir 2019.

Dibunuh Oknum Polisi 2016, Berkas Kasus Agung Baru Dikirim Polda Sulsel Akhir 2019
Darul Amri/Tribun Timur
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, usai memimpin catatan akhir tahun 2019 di Mapolrestabes Makassar. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Perkara dugaan pembunuhan oknum Polri terhadap Agung Pranata di 2016, ternyata baru dikirim ke Kejaksaan diakhir 2019.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengakui, berkas kasus kematian Agung Pranata baru dikirim ke Kejaksaan tahap 1.

"Baru tahap satu, sudah dikirim," kata Irjen Laupe, saat rilis kasus Akhir Tahun di aula Polrestabes Makassar, Senin (30/12) sore.

Perjalanan kasus Agung yang meninggal setelah diduga dianiaya lima oknum polisi yang jadi tersangka, berproses dari 2016.

Agung meninggal pada September 2016, usai diamankan tim Reskrim Polsek Ujung Pandang terkait dugaan kasus pencurian.

Baca: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Selokan Tol Kebomas Gresik, Tali Melingkar di Leher Korban

Baca: Pelaku Pembunuhan Wanita Cantik di Ngawi Ternyata Residivis Pencuri Sepeda Motor, Ini Seluk Beluknya

Baca: Warga Temukan Benda Mirip Dinamit Tak Jauh dari Ruas Jalan Poros Barru-Makassar

Hampir semua pada bagian tubuh Agung terdapat luka-luka lebam, diduga dianiaya. Bahkan tulang kepala dan kakinya retak.

Kasus itu bergulir, 2017 akhir kasus Agung diatensi Kapolda Irjen Umar Septono. Awal 2018, lima polisi ditetapkan jadi tersangka.

Pascakepemimpinan Irjen Umar Septono, kasus ini meredup. Bahkan, kubur Agung digali untuk diotopsi, tetap saja meredup.

Lebih lanjut dijelaskan Irjen Laupe, berkas kasus Agung sudah dikirim ke Kejaksaan. itu baru tahap satu untuk dikoreksi Jaksa.

Senada, Direskrimum Polda Kombes Pol Andi Indra Jaya mengungkapkan, pihaknya masih menunghu petunjuk dari Kejaksaan.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved