Sindikat Pencuri Spesialis Mobil Pikap di Tasikmalaya Terungkap

Berbekal kunci T dan astag, kunci ring 8 mm serta soket yang kabelnya sudah digabung, dalam tempo sekian detik saja mobil pikap berhasil dibawa kabur

Sindikat Pencuri Spesialis Mobil Pikap di Tasikmalaya Terungkap
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto (tengah) memperlihtakan kunci T dan astag, saat ekspos penangkapan kawanan pencuri spesialis mobil pikap, di halaman Mapolres, Selasa (31/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman


TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA  - 
 Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota membongkar komplotan pencuri spesialis mobil pikap.

Hingga saat ini dua tersangka berhasil ditangkap dan empat lagi masih dalam pengejaran.

Pelaku mengaku sudah beberapa kali mencuri mobil pikap karena relatif lebih mudah.

Tidak harus ribet menjinakkan alarm mobil yang biasanya banyak dipasang di mobil-mobil pribadi.

"Yang kami tangkap ini adalah sindikat pencuri spesialis mobil pikap," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, didampingi Kasatreskrim, AKP Dadang Soediantoro, di halaman Mapolres, Selasa (31/12/2019).

Baca: Bersembunyi di Atas Atap Ruko, Pelarian Pencuri Berakhir Setelah Ditembak Polisi

Baca: Fakta-Fakta Al Quran Dirobek di Tasikmalaya, Kapolda Jawa Barat Minta Masyarakat Tenang

Baca: Sindikat Pencuri Antar Provinsi Ini Cuma Butuh 10 Menit untuk Mencuri Truk

Kedua tersangka adalah Yn , warga Ciamis, serta Td, warga Kota Tasikmalaya.

Dengan hanya berbekal kunci T dan astag, kunci ring 8 mm serta soket yang kabelnya sudah digabung, dalam tempo sekian detik saja mobil pikap berhasil dibawa kabur.

Saat menjalani pemeriksaan, Yn mengaku lebih gampang mencuri mobil pikap karena rata-rata tidak dilengkapi alarm mobil.

"Tidak perlu repot mematikan alarm. Mobil sudah bisa diambil," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved