Pengantin Baru Tewas di Manado

Polisi Periksa 6 Saksi Termasuk Penjaga Kos dan Tamu

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 6 orang sebagai saksi yang diperiksa di Mapolresta Manado.

Polisi Periksa 6 Saksi Termasuk Penjaga Kos dan Tamu
Tribun Manado/Jufry Mantak
Polisi periksa saksi-saksi mengenai penemuan jenazah Pasutri. 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Polresta Manado terus mendalami kasus penemuan mayat pasangan suami istri pengantin baru di indekos, Kelurahan Komo Luar, Lingkungan II, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Sabtu (11/1/2020) lalu.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, melalui Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Thommy Aruan mengatakan kasus ini masih menjadi tanda tanya bagi mereka.

Sehingga tindakan tetap melakukan proses autopsi terhadap dua jenazah korban.

"Sampai saat ini, sudah ada sekitar 6 orang sebagai saksi yang kami periksa di Mapolresta Manado," kata Aruan, Senin (13/01/2020) tadi.

Saksi-saksi sudah dilakukan beberapa interogasi dan pemeriksaan.

"Untuk saksi-saksi ada dari penjaga kos, tamu yang saat itu juga sedang ada di tempat indekos itu, tamu yang nginep satu malam," katanya.

Ada juga teman kerja dari korban yang perempuan dan juga beberapa orang di sekitar lingkungan tersebut yang kita sudah mintain keterangan.

"Hingga saat ini, kami masih menunggu hasil autopsi, untuk memastikan kematian kedua korban," ujarnya.

Korban Tidak Hamil

Polresta Manado melakukan klarifikasi mengenai informasi yang beredar bahwa perempuan Rosna Satrika Kandong (27) warga Kelurahan Girian Bawa, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), meninggal dalam keadaan hamil.

Baca: UPDATE Pasangan Pengantin Baru Tewas di Manado, Polisi: Korban Perempuan Tidak Sedang Hamil

Baca: Hasil Autopsi Jasad Pasangan Pengantin Baru di Manado: Korban Tewas akibat Luka Tusuk di Leher

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved