Harus Bayar 800 Ribu untuk 2 Ekor Ayam yang Dimakan, Pembeli Marah: Ayam Apa Ini?

Video seorang pelanggan wanita memrotes rumah makan (RM) Napinadar Malau di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara viral di media sosial.

Harus Bayar 800 Ribu untuk 2 Ekor Ayam yang Dimakan, Pembeli Marah: Ayam Apa Ini?
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE, FACEBOOK/EVHANY TOBING
Video seorang pelanggan wanita memrotes rumah makan (RM) Napinadar Malau di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara viral di media sosial. 

TRIBUNNEWS.COM - Video seorang pelanggan wanita memrotes rumah makan (RM) Napinadar Malau di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara viral di media sosial.

Pasalnya ia harus membayar tagihan makan dua ekor ayam napinadar sebesar Rp 800.000.

"Ayam apa ini? Di batu 7 ada makanan kek gini, nggak segini harganya," ujar pelanggan, seperti dikutip dari Tribun Medan.

Penjual menjawab, ayam tersebut adalah ayam kampung. "Yaudah kalau gak mau gak usah. Siapa suruh makan. Harganya pas," kata pemilik warung.

 Kepergok Selingkuh, Istri Jual Suaminya Seharga 300 Juta, Pelakor Tawar Jadi Segini Tapi Tetap Deal!

Mereka sempat beradu mulut. Pelanggan menilai harga ayam tersebut tidak wajar. Sementara penjual bersikukuh, harga tersebut sudah sesuai dengan jumlah pesanan pelanggan.

Pelanggan mengatakan, harga tersebut hanya pantas jika diterapkan bagi hotel berbintang.

"Jangan sudah dalam perut kalian bilang segini harganya yang logikalah. Gak logika Rp 800.000," katanya.

Kolase foto warung makan Malau dan struk tagihan pembayaran dua ekor ayam seharga Rp 800.000.
Kolase foto warung makan Malau dan struk tagihan pembayaran dua ekor ayam seharga Rp 800.000. (TRIBUN MEDAN/DOHU LASE, FACEBOOK/EVHANY TOBING)

Anak pengusaha RM Malau, Lambok Malau (35)  mengatakan harga ayam saat itu memang sedang naik karena penyakit babi sedang mewabah.

Harga ayam yang biasanya Rp 25.000 per porsi sekarang naik menjadi Rp 40.000 per porsi.

Lambok mengatakan satu ayam dapat dipotong menjadi 14 porsi, padahal pengunjung tersebut memesan dua ekor ayam.

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Editor: Asytari Fauziah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved