Rusaknya Akses Randublatung-Cepu: Sampai ke Telinga Ahmad Luthfi, Diusulkan Jadi Jalan Nasional
Jalan Randublatung-Cepu menjadi sorotan karena kerusakannya yang parah. Kini jalan tersebut diusulkan menjadi jalan nasional.
Ringkasan Berita:
- Jalan Randublatung-Cepu menjadi sorotan karena kerusakannya yang parah.
- Bahkan, warga menanam 30 pohon pisang di ruas jalan sepanjang 2,5 kilometer.
- Kondisi rusaknya jalan Randublatung-Cepu itu telah didengar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
- Kini, jalan tersebut diusulkan menjadi jalan nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Di berbagai pelosok Indonesia, masih dijumpai jalan rusak yang menjadi penghambat utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Jalan berlubang, berlumpur, atau bahkan tak layak dilalui kerap menjadi pemandangan sehari-hari, terutama di wilayah pinggiran dan perdesaan.
Kondisi itu juga terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Jalan Randublatung-Cepu menjadi sorotan setelah sejumlah video yang memperlihatkan kondisi kerusakan akses beredar luas di dunia maya, beberapa waktu lalu.
Terbaru, warga bahkan menanam 30 pohon pisang di ruas jalan yang rusak tersebut.
Sampai ke Telinga Ahmad Lutfhi
Kondisi Jalan Randublatung-Cepu yang rusak parah itu telah sampai ke telinga Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melalui Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini.
Sri curhat kepada orang nomor satu di Jawa Tengah itu terkait kondisi jalan di wilayahnya.
Hal tersebut disampaikan Sri dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora pada Selasa (26/6/2026).
Terkait jalan yang rusak, Lutfhi meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menentukan skala prioritas.
Yakni memilih perbaikan jalan yang manfaatnya dianggap lebih besar bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Respons Ahmad Luthfi Viral, Pemprov Jateng Pastikan Jalan Randublatung-Cepu di Blora Segera Digarap
"Lha awakdewe yen bangun dalan (kita dalam membangun jalan) tidak memberikan efek kepada masyarakat tidak ada gunanya. Jadi kita harus milih dan milah, begitu kita bangun jalan ini ada enggak efek domino ekonomi," ujar Luthfi seperti dikutip dari akun YouTube resmi Pemprov Jateng, Senin (1/6/2026).
Pernyataan Gubernur Jawa Tengah itu kemudian viral di media sosial hingga memicu warga Blora melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di ruas jalan yang rusak, Minggu (31/5/2026).
Tak hanya itu, warga juga memberikan kartu kuning kepada Luthfi sebagai peringatan.
Perbaikan Jalan Dianggarkan Rp5,276 Miliar
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro memberikan penjelasan.
Henggar mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng telah menganggarkan perbaikan jalan Randublatung-Cepu sebesar Rp5,276 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Viral-jalan-raya-Randublatung-Cepu.jpg)