Jembatan Putus di Bengkulu

Korban Tewas Akibat Jembatan Putus di Bengkulu Bertambah Jadi 7 Orang

Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Bengkulu bertambah jadi 7 orang.

Korban Tewas Akibat Jembatan Putus di Bengkulu Bertambah Jadi 7 Orang
KOMPAS.COM
Ilustrasi: Jembatan yang menghubungkan tiga kecamatan di Kabupaten Lebak putus setelah banjir bandang menerjang Rabu (1/1/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu bertambah menjadi 7 orang.

Sebelumnya dilaporkan korban 4 orang meninggal dunia, 6 dinyatakan hilang, dan 17 selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang.

Berdasarkan keterangan Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, pagi ini sudah ditemukan 3 orang yang hilang dalam kondisi meninggal.

Sehingga total korban meninggal 7 orang dan 3 orang hilang belum ditemukan.

Baca: Jembatan di Bengkulu Putus Diterjang Banjir Bandang, 4 Korban Tewas, 6 Lainnya Masih Dicari

Baca: Musibah Datang, Umrah Menjelang

Berikut daftar korban meninggal:

1. Emilia binti Minut, Desa Manau 9 II
2. Yeni binti Kamharudin, Desa Manau IX 2
3. Pio bin Didi, Desa Bungin Tambun
4. Peri Rahman bin Tisri, Desa Pulau Panggung
5. Migi bin Jon Armada, Desa Rigangan
6. Mika binti Sus, Desa Bungin Tambun 3
7. Viki bin Ida, Desa Pulau Panggung

Baca: Tiga Gunung Api Indonesia Berstatus Siaga Level III, BNPB Imbau Masyarakat Selalu Update Informasi

Baca: Diduga Cabuli Sembilan Bocah Laki-laki di Bawah Umur, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi

Sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian, yakni:

1. Intan Guspani binti Indi, Bungin Tambun 2
2. Gok bin Junar, Desa Tanjung Ganti 1
3. Ipan bin Ujang, Desa Pulau Panggung

Sejak tadi malam BPBD, TNI, POLRI, BASARNAS, OPD terkait, dan relawan sudah bekerja untuk mencari korban yang hilang.

Posko Darurat juga sudah didirikan di lokasi.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved