Breaking News:

Disuplai dari Malaysia, Said Edarkan Sabu 50 Kg Per Bulan

Said ternyata merupakan kurir besar dan juga sebagai penyedia gudang penyimpanan sabu kelas besar.

Tribun Timur/Sanovra JR
Ilustrasi narkoba 

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Sekilas tak ada yang menyangka Said Akhmad Zais A alias Bi alias Habibi, yang mengontrak rumah di Jalan Rawasari VII Blok D No 4 RT 54 RW 5, Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah ini, merupakan ‘pemain’ narkoba besar.

Said ternyata merupakan kurir besar dan juga sebagai penyedia gudang penyimpanan sabu kelas besar.

Bahkan tersangka memecahkan rekor tangkapan sabu terbesar di Kalimantan Selatan, setelah pada Juli 2018 silam Polda Kalsel mengungkap kasus 20 kg sabu.

Terkenal sangat licin dan sempat menghilang kala dicari petugas, tersangka akhirnya tertangkap oleh petugas Subdit 2 Ditnarkoba, Sabtu (18/1/2020) sore di Jalan Pembangunan II, Banjarmasin.

Di hadapan Gubernur Sahbirin Noor dan Kapolda Irje Yazid Fanani, yang menghadiri gelar pengungkapan kasus, Habibi hanya menundukkan wajah, pandangan matanya pun tampak kosong.

Hanya sedikit kata ke luar dari mulut lelaki tamatan sekolah perawat ini.

Baca: Medina Zein Terjerat Kasus Narkoba, Begini Kondisi Usaha Kuliner Bandung Makuta Miliknya

Baca: Emak Sampang Diamankan Polisi Gara-Gara Simpan Sabu

"Kerja sudah dua tahun dari 2018, dikasih gaji tergantung barang ke luar, paling banyak ke luar 50 kilogram satu bulan," ucapnya kala ditanya Dirnarkoba Kombes Wisnu Widarto.

Kombes Wisnu Widarto mengungkapkan bahwa dari hasil rekap yang pihaknya temukan dari 2018 hingga 2019, selama dua tahun narkoba yang masuk dan beredar di Kalsel sebanyak 600 kilogram.

"Dari yang kita ungkap pada 2018 dan 2019 itu hanya sebanyak 10 persen saja," ucapnya.

Wisnu mengungkapkan ada orang di atas tersangka sebagai pengendali berinisial Ab dan tersangka sendiri sebagai gudang.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved