Rizki Lumpuh Tak berdaya dan Banyak Bekas Luka, Orang Tua Mengaku Hanya Mencubit

Berdasarkan informasi yang didapat Tribun Jabar, ada gumpalan darah di otak bocah berusia 7 tahun asal Pangalengan, Kabupaten Bandung itu.

Rizki Lumpuh Tak berdaya dan Banyak Bekas Luka, Orang Tua Mengaku Hanya Mencubit
Lutfi Ahmad Mauludin/Tribun Jabar
M Rizki Anugrah (7) saat diberi makan oleh ibu angkatnya Alit Rokoyah (45) 

"Kembali bertemu saat Rizki sakit, lalu dibawa ke rumah sakit dan kondisinya seperti ini," ucapnya.

Tak ada lagi Rizki yang ceria dan aktif.

Rizki tidak bisa bermain dengan teman sebayanya.

Untuk mengubah posisi tidur saja, Rizki kesulitan.

Ia hanya bisa berbaring dan tak mampu bangun.

Rizki yang kini seharusnya bersekolah dan bermain dengan temannya itu kesulitan untuk makan.

Hanya susu dan makanan bayi yang dibuat sangat cair yang dapat dikonsumsi bocah laki-laki itu.

Meski bukan anak kandungnya, Alit terlihat sangat tulus dan tegar mengurus Rizki yang kini terbaring sakit.

Saat memberi Rizki makanan dan susu, Alit terlihat sangat telaten, sesekali ia mengajak bicara Rizki.

Makanan bayi itu diberikan setetes demi tetes ke mulut Rizki agar bisa dikonsumsi.

"Sekarang dia seperti ini, tidak bisa komunikasi, dan entah apakah dia bisa melihat atau tidak. Sebab jika dilihat dia seperti melihat tapi jika didekati seperti tak melihat," kata Alit, sambil mengelus Rizki.

Kini, kata Alit, pihaknya hanya bisa berusaha dan berdoa, berharap ada keajaiban dari Tuhan yang bisa menyembuhkan Rizki.

Alit sama sekali tidak menyangka anak yang diasuhnya itu akan berakhir dengan penuh luka.

Sebab, sebelumnya Rizki dalam kondisi sehat, selain itu yang membawanya pun merupakan orangtua kandung Rizki.

Alit mengaku tak ada niat melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Sebab, orangtua kandung Rizki masih berhubungan darah dengannya.

"Mungkin tidak akan melapor polisi, semoga saja Rizki kembali sehat," katanya.

Makan Gunakan Selang

Bocah asal Pangalengan, Kabupaten Bandung itu terbaring tak berdaya setelah diduga disiksa oleh orangtua kandungnya.

Rizki menjadi korban kekerasan. Badannya dipenuhi luka-luka.

Ia kesulitan untuk makan sehingga badannya kurus.

Menurut Wakil Ketua Komunitas Lets'go Sedekah, Heri, Rizki hanya bisa mengonsumsi susu.

Makanan padat tidak bisa dikunyah oleh Rizki.

Susu pun dimasukkan melalalui selang yang terhubung dengan hidung Rizki.

Ia tidak bisa menelan susu.

"Susu juga kemarin pakai selang lewat hidung, cuma sekarang selangnya dicabut karena katanya selangnya sempat mampet. Manggil dokter harusnya seminggu sekali tapi dokternya katanya kini tak datang lagi," ujar Heri ketika dihubungi Tribun Jabar, Selasa (21/1/2020).

Berat badan Rizki turun setelah tidak menggunakan selang sebagai alat bantu meminum susu.

"Kalau pakai selang satu gelas bisa langsung habis kalau sekarang satu gelas bisa beberapa jam karen sedikit-sedikit, minum pakai sedotan sudah tidak bisa jadi ditetesin ke mulutnya," kata dia.

Menurut Wakil Heri, Rizki kini diasuh oleh orangtua angkatnya, Tahdi dan Alit.

Mereka tinggal di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Rizki tidak bisa bergerak leluasa, jangankan untuk main bersama teman, bocah itu kesulitan untuk duduk.

"Kondisi Rizki sekarang tidak bisa apa-apa, jangankan berjalan, ngomong saja sudah tidak bisa, duduk tak bisa, dan kalau tiduran mau ganti posisi juga harus dibantu tak bisa sendiri," katanya

Heri menduga kondisi Rizki yang serba kesulitan itu akibat dianiaya orangtuanya sendiri.

Meski kondisi Rizki memilukan, ia tidak bisa dibawa berobat ke rumah sakit.

Ada beberapa alasan salah satunya kesulitan finansial.

Pertama, ibu angkat Rizki menderita penyakit jantung.

Kedua, Rizki tidak terdaftar dalam BPJS.

"Dia kan tidak bisa masuk BPJS soalnya KK nya di orang tua aslinya," kata dia.

Orangtua kandung Rizki, ucapnya, sudah diusir oleh warga di kampung.

"Akibat melakukan kemerasan itu," ucapnya.

Heri menyarankan, jika ada yang hendak membantu meringankan beban Rizki, lebih baik memberikan bantuan berupa uang untuk berobat.

(Fidya Alifa Puspafirdausi)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Orangtua M Rizki Anugrah Diduga Menganiaya karena Emosi, Punya Anak 8 dan Tidak Punya Rumah Tetap

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved