Aniaya Teman Sesama Penghuni Panti Jompo Hingga Tewas, Ismail Terancam 15 Tahun Penjara

Polres Gowa menerapkan pasal berlapis terhadap Ismail Arsyad, penganiaya kakek panti jompo di Kabupaten Gowa hingga tewas. Ancaman hukuman 15 tahun.

Aniaya Teman Sesama Penghuni Panti Jompo Hingga Tewas, Ismail Terancam 15 Tahun Penjara
Tribungowa.com/Ari Maryadi
Ismail Arsyad (63) pelaku penganiaya kakek lansia di panti jompo dihadirkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel. 

Sebelumnya diberitakan, seorang penghuni Panti Werdha Gau Ma Baji dilaporkan tewas. Korban bernama Toa Tho Als Sangkala (75).

Korban dilaporkan tewas pada pukul 21.11 Wita, Rabu (22/1/2020).

Namun kabar kematian itu baru diterima polisi pada Kamis (23/1/2020) dini hari.

Baca: Pria Tua Bunuh Sesama Penghuni Panti Jompo di Gowa Gara-gara Sering Ngomel di Malam Hari

Baca: Nur Aeni Tewas Diduga Dibunuh, Polisi Kejar Suami Korban

Polisi mengungkapkan korban ditemukan tewas bersimbah darah. Ada sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh korban.

Mulai dari di bawah hidung, belakang telinga kiri, memar pada mata sebelah kiri, dan memar pada leher dan belakang kepala sebelah kiri.

"Ditemukan luka terbuka," kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

Korban merupakan salah seorang penghuni Panti Jompo Werdha Gau Ma Baji.

Polda Sulsel merilis kasus penganiayaan sesama warga panti jompo di Kabupaten Gowa.
Polda Sulsel merilis kasus penganiayaan sesama warga panti jompo di Kabupaten Gowa. (Tribun Timur/Darul Amri)

Panti ini terletak di Dusun Batu Alang Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Korban tewas di dalam kamar asrama 4 Panti Werdha Gau Ma Baji.

Korban pertama kali ditemukan di atas lantai. Kondisinya berlumuluran darah.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved