Gaya Nyentrik Bupati saat Tanggapi Pengrusakan Bangunan untuk Ibadah Muslim di Minahasa Utara
Minahasa menjadi sorotan di media sosial setelah viral video aksi pengrusakan bangunan untuk ibadah umat muslim.
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Wulan Kurnia Putri
Kedua, disepakat, sementara kegiatan di balai itu dihentikan sampai dengan selesai pengurusan surat-surat pendirian masjid.
Selain bupati, rapat tersebut dilibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan masing-masing ormas.
"Ke depan berkoordinasi dengan pihak pendiri masjid, termasuk perwakilannya, juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendorong penyelesaian administrasi tersebut," jelas Kusnandar.
Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Grace Rahakbau mengatakan, pengamanan sudah dilakukan sejak Rabu malam.
"Semua kembali lebih kondusif," kata Grace.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat Minahasa Utara agar menjaga keamanan bersama. Kedamaian dan toleransi yang ada selama ini harus dijaga.
"Jangan kita melakukan hal-hal yang nanti merugikan diri sendiri," imbaunya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bangunan untuk Ibadah Umat Muslim di Minahasa Utara Dirusak, Ini Penjelasan Dandim dan Kapolres"
(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari/ Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey)