Pilkada 2020

Begini Cara Kapolresta Solo Antisipasi Tingginya Kriminalitas dan Hoaks Jelang Pilkada

Kapolresta Solo mengantisipasi tingginya kriminalitas dan berita hoaks jelang Pilkada.

Begini Cara Kapolresta Solo Antisipasi Tingginya Kriminalitas dan Hoaks Jelang Pilkada
Tribunnews.com/Inza Maliana
Dari Kanan Letkol Inf Wiyata Sempana Aji SE MDS dan Kombes Pol Andy Rifai SIK MH, dalam diskusi bertajuk 'Solo Merawat Toleransi' di gedung Tribunnews.com, Selasa (11/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Kota Solo menjadi satu di antara kota yang akan menghadapi Pilkada serentak pada akhir 2020.

Belakangan ini isu Pilkada Solo menjadi isu nasional karena putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mencalonkan dirinya menjadi wali kota Solo.

Tentu saja dinamika politik di Solo pun menjadi isu yang menuai sorotan publik.

Kerawanan adanya tindak kejahatan menjelang masa pilkada pun bisa meresahkan.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai S.I.K, M.H menjawab antisipasi yang akan dilakukan oleh kepolisian mengenai hal tersebut.

Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat diakui Andy Rifai menjadi tugasnya yang harus di antisipasi sejak awal.

Baca: Sekjen PPP: Tidak Menutup Kemungkinan Parpol di Luar PDIP Berkoalisi Dukung Gibran di Pilkada Solo

"Tentu saja terkait Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtipmas) yang menjadi tugas kami, ada beberapa yang harus diantisipasi sejak awal."

"Hal itu terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibnas) yang ada di Kota Surakarta," tuturnya dalam Diskusi Mewah bertajuk 'Solo Merawat Toleransi' di Gedung Tribunnews.com, Selasa (11/2/2020).

Dari Kanan Letkol Inf Wiyata Sempana Aji SE MDS, Kombes Pol Andy Rifai  SIK MH, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Dewan Pembina YPLAG Surakarta KH Dian Nafi dalam diskusi di Tribunnews.com, Selasa (11/2/2020)
Dari Kanan Letkol Inf Wiyata Sempana Aji SE MDS, Kombes Pol Andy Rifai SIK MH, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Dewan Pembina YPLAG Surakarta KH Dian Nafi dalam diskusi di Tribunnews.com, Selasa (11/2/2020) (Tribunvideo/Eka)

Menurut pria lulusan Akpol pada 1997 itu, Kamtibnas meliputi banyak hal.

Di antaranya kriminalitas umum dan khusus serta pemberitaan soal hoaks yang meningkat.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved