Senin, 1 September 2025

Berita Viral

Viral Kedai di Solo 'Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya', Begini Cerita Perjuangan sang Pemilik

Awal Februari 2020, masyarakat yang tinggal di Solo dihebohkan dengan viralnya kedai berkonsep makan sepuasnya bayar seikhlasnya.

Kolase Tribunnews (Facebook/Damai Putri Kharisma dan Tribunnews/Endra Kurniawan)
Viral Kedai Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya, Ini Cerita Perjuangan sang Pemilik 

"Tiga bulan pertama bisa bertahan dan emang susah, setelah itu kita subsidi terus untuk keuangan," ucapnya.

Kedai Abdullah YANG VIRAL
Kedai Abdullah yang berada di Jalan A. Yani No.308, Gumpang Lor, Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Keadaan tersebut tidak berubah meskipun tampuk pengelolaan telah dipegang oleh dua orang berbeda.

Akhirnya Ferdiansyah memutuskan untuk turun tangan langsung membenahi kedai miliknya. 

Di masa-masa terpuruk saat membangun bisnis, Ferdiansyah mendapatkan sejumlah masukan dari rekan-rekannya.

Seperti rencana pengubahan konsep yang jauh berbeda dengan sebelumnnya. 

Baca: Viral, Bayi Cemberut Saat Dilahirkan, Ternyata Begini Ceritanya

"Jadi dibebas alias non tarif kan, biar pengunjung bebas memberikan bayaran. Biarkan mereka menilai sendiri."

"Dan semua keuntungan akan didonasikan," katanya.

Selain konsep, Ferdiansyah juga memberanikan mengganti nama kedainya.

Perubahan ini juga atas saran rekannya dengan alasan melihat keberadaan kedai di lingkungan Assalaam Hypermarket, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pendiri sekaligus pemilik Kedai Abdullah, Ferdiansyah
Pendiri sekaligus pemilik Kedai Abdullah, Ferdiansyah (Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

"Karena melihat pasar di sini ini tidak pas dengan nama yang lama (Kuyung Feng, red)."

"Jadi bagaimana kalau ganti nama? Nama identik dengan muslim lah," ucap Ferdiansyah menirukan obrolannya dengan rekannya ketika itu.

Ferdiansyah melanjutkan ceritanya, setelah melakukan sejumlah pertimbangan , akhirnya sejak Desember 2019, ia mulai melakukan renovasi terhadap kedainya.

Hingga 18 Januari 2020, Kedai Kuyung Feng resmi berubah nama dan konsep menjadi Kedai Abdullah.

Sedangkan nama Abdullah yang berati Hamba Allah berasal dari keluarganya, yakni kakek dari ibundanya. 

Ferdiansyah mengaku, beralihnya konsep dan nama kedai ada perubahan yang cukup signifikan.

Apalagi ditambah dengan viralnya Kedai Abdullah di media sosial.

"Yang dulu pernah tidak ada pelangan sama sekali dalam sehari. Kini paling ramai bisa mencapai 37 nota," ujar Ferdiansyah.

"Alhamdulillah ramai. Ya konsepnya kita sekalian belajar ngajarin ikhlas, kita belajar juga prosesnya. Ngajak sedekah bareng-bareng," tutupnya. 

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

 
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan