Brigadir Polisi Kehilangan Ponsel Saat Berusaha Selamatkan Perempuan yang Hendak Bunuh Diri

Aksi sepontanitasnya itu pun menuai banyak pujian dari warganet pasca foto-fotonya tersebar di media sosial

TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Bercerita: Brigadir Polisi Ya'Basri bercerita tentang aksi heroiknya menyelamatkan korban percobaan bunuh diri terjun dari jembatan, Sabtu (7/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Agus Pujianto


TRIBUNNEWS.COM, SINTANG
- Brigadir Polisi Ya’ Basri masih merasa tidak menyangka bisa senekad itu terjun ke sungai Melawi menolong seorang perempuan yang tidak dikenalkan yang melakukan percobaan bunuh diri.

Aksi sepontanitasnya itu pun menuai banyak pujian dari warganet pasca foto-fotonya tersebar di media sosial.

Doa dan pujian mengalir untuk anggota yang bertugas di satuan Sat Tahti tersebut banyak dipanjatkan warganet.

Ada yang berdoa supaya aksi bertaruh nyawa tersebut diganjar penghargaan dan dinaikan pangkatnya satu tingkat.

Meski nyawa Ya’ Basri dan perempuan yang ditolongnya selamat, handphone yang diletakkan di atas sepeda motor saat ditinggal loncat ke sungai raib digondol maling yang mengambil keuntungan dari situasi darurat tersebut.

Warganet pun mengecam prilaku oknum yang mencuri handpohone tersebut.

Terlebih, bukan satu handphone yang hilang, melainkan dua.

Milik Basri dan korban berinisial OV.

Saat memutuskan loncat dari jembatan untuk menolong korban, Basri pun tak berpikir panjang meletakan begitu saja handphone, tas berisi dompet dan pakaian dinasnya di atas sepeda motor.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved