Warga Aceh Timur Diterkam Buaya Saat Ambil Air di Sungai Arakundo

Samidan diterkam buaya saat sedang mengambil air di tepi aliran sungai Arakundo, Sabtu sore

Florida Museum of Natural History
ILUSTRASI BUAYA 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Seni Hendri 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH  – Seorang petani Samidan (45) di Dusun Pateng, Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, diterkam buaya.

Gigitan buaya itu kena  di bagian tumit kaki sebelah kanan Sabtu (7/3/2020) jelang magrib sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi itu disampaikan oleh Keuchik Gampong Pante Labu, Zuljalali (51) kepada Serambinews.com, Selasa (10/3/2020).

Zuljalali mengatakan Samidan diterkam buaya saat sedang mengambil air di tepi aliran sungai Arakundo, Sabtu sore untuk keperluan menyiram tanaman cabai.

Samidan mengambil air di tepi sungai yang berbentuk pantai, karena sungai dalam keadaan surut.

“Jerigen pertama sudah diisi dan dinaikan ke atas, kemudian dia ambil air satu jerigen lagi, ketika hendak balik tumit kaki sebelah kanan Samidan langsung diterkam buaya,” jelas Zuljalali kepada Serambinews.com, Selasa.

Baca: Polisi Sita 25 Gram Serbuk Emas Murni dari Penambang Ilegal di Nagan Raya, Aceh

Baca: Buaya Betina Berjari Lima Dianggap Kembaran Anaknya, Jamaluddin: Datang dan Pergi Berulang Kali

Baca: Kesurupan Massal Siswa SMPN 22 Bandar Lampung, Berawal Sejak Kemah Jumat Pekan Lalu

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besar Besok, Rabu 11 Maret 2020: Yogyakarta Waspada Hujan Lebat

Sementara itu, khawatir akan keberadaan buaya yang memangsa binatang ternak, bahkan mengancam warga sampai memaksa seorang pawang buaya di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat turun tangan.

Mengutip Kompas.com, pawang buaya itu bernama Rusli.

Dia bergulat dengan dua buaya di pesisir Sungai Budong-budong, Mamuju Tengah, Kamis (13/2/2020).

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved