Senin, 1 Juni 2026

BKSDA Subulussalam Masih Berupaya Diteksi Keberadaan Harimau di Desa Lae Langge

Adapun video yang menampilkan penampakan harimau di kebun kelapa sawit, menurut Hadi, bukan dari tim BKSDA melainkan rekaman karyawan perkebunan

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Capture Video Pekerja Sawit
Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) terekam kamera ponsel karyawan perusahaan (20/4/202) petang di areal perkebunan kelapa sawit PT Asdal Prima Lestari di Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. 

Sumber Serambinews.com mengatakan jika dia mendapat rekaman dari salah seorang staf tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang turun ke lokasi sejak minggu lalu.

Baca: Dampak Covid-19, Nasabah Pegadaian Jaminkan Ponsel hingga Sepeda

Namun sejauh ini wartawan belum mendapat video dari pemiliknya.

Sebelumnya, Harimau sumatera  (Panthera tigris sumatrae)  kembali membuat geger masyarakat Sultan Daulat, Kota Subulussalam karena muncul ke dekat permukiman penduduk.

Ini terjadi Senin (20/4/2020) petang lalu seekor harimau sumatera muncul di areal perkebunan kelapa sawit PT Asdal Prima Lestari di Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Camat Sultan Dauat, Rahmat Fadly yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan penampakan seekor harimau sumatera di areal perkebunan kelapa sawit.

Menurut Fadly, harimau tersebut muncul sore tadi dan sempat terekam kamera ponsel karyawan perkebunan yang sedang melintas dengan mobil. ”Itu benar, tadi sore kejadiannya,” kata Fadly

Dikatakan, Fadly, harimau tersebut direkam sekitar pukul 17.45 WIB oleh karyawan perkebunan yang sedang melintas menuju PT Indo Sawit Perkasa atau ISP yang berada di Desa Pasir Belo.

Harimau itu tampak di atas tebing jalan sebelah kanan sekitar lima kilometer dari jalan nasional atau simpang PT Asdal. Fadly memastikan harimau yang ada di areal PT Asdal berbeda dengan di kawasan Desa Darul Makmur dan Desa Singgersing.

Menurutnya, yang di Asdal ini harimau tunggal dan juga kerap berkeliaran di sana.

Sedangkan di Desa Singgersing sebelumnya ada empat ekor dan satu telah berhasil ditangkap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Subulussalam.

Rasumin, salah seorang warga Sigrun mengatakan selama ini harimau itu kerap wara wiri di lokasi kebun kelapa sawitnya yang terletak di Desa Bawan dekat PT Asdal Prima Lestari tempat penampakan tadi sore. Sebelum terekam video kamera karyawan perusahaan, Rasumin mengaku jika sang harimau tersebut berada di kebunnya yang tak jauh dari lokasi afdeling 3.

Baca: Dalam Dua Hari, Bea Cukai Salurkan Sembako di Tiga Kota di Pulau Sumatera

Namun  penampakan harimau hanya jejak itu saja membuat pekerja di kebunnya ketakutan. Karenanya, Rasumin menambah jumlah pekerja di kebunnya menjadi delapan orang.

Biasanya, pekerja dodos atau pemane kebun Rasumin hanya empat orang.

Mengenai harimau yang kerap berkeliaran di kebunnya, Rasumin mengaku sudah lama.

Rasumin mengaku di kebunnya terdapat kali yang bagus dan diduga disukai harimau untuk mandi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved