Pria Ini Nekat Minum Racun di Hadapan Warga, Diduga Depresi Ditinggal Mudik Anak Istri
Nyawa korban pun tak tertolong meski warga sempat melarikannya ke puskesmas setempat
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM, WAJO - Kasus bunuh diri terjadi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (30/4/2020).
Korbannya berinisial TN (40), warga Desa Kampiri, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo.
Baca: Cerita Wanita Nekat Mudik Jalan Kaki Menuju Pati: Jalan Belasan Kilometer, Pingsan di Minimarket
Dia bahkan nekat menenggak racun di hadapan warga sekira pukul 21 Wita.
Nyawa korban pun tak tertolong meski warga sempat melarikannya ke puskesmas setempat.
Baca: 6 Monyet Berhasil Terlindungi dari Virus Corona setelah Disuntik Vaksin dari Universitas Oxford
Diduga, TN depresi akibat ditinggal mudik oleh istri dan anaknya.
Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, sebelumnya TN berkeluh kesah ke kepada warga lantaran istri dan anaknya mudik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan meninggalkan dirinya.
Dikira Hanya Minum Air Biasa

Baca: Tak Ada Gejala, Karyawan Bank di Sumenep Ini Positif Covid-19
"Tadi dia curhat bahwa istri dan anaknya ke NTT dan dia tinggal sendiri," kata Ahmad, salah seorang warga, melalui pesan singkat ke Kompas.com.
Korban kemudian nekat menenggak racun hama di depan salah satu warung milik warga.
Warga yang menyaksikan perihal tersebut mengira bahwa TN hanya meminum air kemasan biasa hingga akhirnya korban terkapar dengan kondisi mulut berbusa.
"Kita kira cuma minum air kemasan biasa, ternyata dia minum racun," kata pemilik warung yang meminta agar namanya tidak dipublikasikan.
Warga setempat berusaha menolong korban dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Kampiri, tetapi nyawa korban tak tertolong.
Aparat kepolisian yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini hanya membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.
Baca: Resep Cilok Meleleh ini Pasti Langsung Diserbu saat Berbuka Puasa
"Memang benar ada dugaan kasus bunuh diri dengan cara meminum racun serangga dan kuat dugaan korban depresi akibat istri dan anaknya keluar Sulawesi, tepatnya ke NTT," kata Kapolsek Pammana AKP Sayyek Gurais melalui pesan singkat.