Rabu, 27 Mei 2026

Curhat Transpuan Korban Prank Bingkisan Sampah Ferdian Paleka

Berikut jeritan hati Sani (39), transgender asal Kiaracondong, Kota Bandung yang menjadi korban prank bingkisan sembako berisi sampah

Tayang:
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Sanusi
Kolase TribunNewsmaker - Instagram Ferdian Paleka
Ferdian Paleka, Youtuber asal Bandung 

Yang menjadi pelapor dalam aksi Ferdian Paleka tak lain adalah korban prank-nya, para waria.

Nama Youtuber Ferdian Paleka tiba-tiba menjadi viral di media sosial.

Hal tersebut lantaran Ferdian Paleka dianggap melakukan prank tidak terpuji terhadap waria atau transpuan.

Dikutip dari Kompas.com, dalam sebuah video yang diunggah di akun YouTube-nya, tampak Ferdian Paleka bersama dua temannya melakukan prank kepada waria di Bandung, Jawa Barat.

Ia membuat prank bermodus membagi-bagikan sembako kepada waria.

Alih-alih sembako, Ferdian Paleka dan dua temannya justru memasukkan sampah dan batu ke dalam dus mie instan.

Youtuber Ferdian Paleka Prank Waria Kasih Sembako Sampah
Youtuber Ferdian Paleka Prank Waria Kasih Sembako Sampah (Instagram)

Ia bahkan mengambil batu dan sampah di dalam tempat sampah untuk dimasukkan ke dus.

"Jadi kita mau survei waria, mereka ada atau enggak di bulan puasa ini," kata Ferdian Paleka dalam video tersebut, dikutip Minggu (3/5/2020).

"Kita akan membagikan sembako bahan pangan yang isinya batu bata dan sampah. Kalau ada b******, kardus-kardus ini kita bagi, kalau tidak ada, berarti kota ini aman dari waria," kata Ferdian Paleka.

Masih dalam video, Ferdian Paleka dan teman-temannya kemudian menemukan beberapa waria di jalan raya.

Sambil tertawa cekikikan, mereka turun dari mobil dan membagikan dus berisi sampah tersebut.

Sementara itu, dua waria yang mengira benar-benar mendapatkan bantuan terlihat bahagia menerima kardus, sedangkan Ferdian Paleka dan kedua temannya masih cekikikan saat naik mobil.

Ferdian Paleka meminta aksi tak terpuji mereka tidak dihujat.

"Mereka juga enggak mematuhi pemerintah, PSBB. Dia juga tidak mematuhi pemerintah, jadi kalian jangan hujat kita, kita hanya mau membantu pemerintah," ujar Ferdian Paleka diamini kedua temannya.

Aksi yang dilakukan Ferdian Paleka itu pun menuai kecaman karena kontennya dianggap merendahkan derajat sesama manusia.

Netizen ramai-ramai melaporkan konten Ferdian ke YouTube.

Konten prank tersebut terpantau sudah hilang dari akun YouTube-nya pada Senin (4/5/2020) pagi.

Halaman YouTube Ferdian Paleka.
Halaman YouTube Ferdian Paleka. (Bidik layar YouTube)
Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved