Breaking News:

Ritual Mandi Kembang Diduga Berujung Pencabulan, Korban Buka Baju, Dijamah, Lantas Bayar Seikhlasnya

Seorang pria di yang membuka jasa ritual mandi kembang di Cipayung, Depok, Jawa Barat ditangkap polisi lantaran diduga melakukan pencabulan.

Photosoup
Begini Modus Mandi Kembang di Depok yang Berujung Dugaan Pencabulan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria di yang membuka jasa ritual mandi kembang di Cipayung, Depok, Jawa Barat ditangkap polisi lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap seorang gadis.

Pria berinisial AS (48) ini mengaku mendapat kemampuan penyucian diri melalui mandi kembang sejak tahun 2019.

Lantas dirinya pun membuka praktek ritual tersebut.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah berujar, AS diduga mencabuli klien perempuan yang datang ke tempatnya untuk mengikuti ritual mandi kembang.

Baca: Berkedok Praktik Perdukunan, Pria di Depok Lakukan Aksi Pencabulan Bermodus Mandi Kembang 7 Rupa

Baca: Setelah Kemaluan Dipotong oleh Paman Pacar, Remaja Ini Jadi Tersangka Pencabulan

Azis mengatakan saat mandi kembang, korban yang rata-rata adalah seorang perempuan diminta untuk membuka baju.

"Memang perkaranya biasa saja tapi modus operandinya aneh sedikit. Pencabulan menggunakan operandi mandi kembang ya, membujuk para korban seakan-akan dia memiliki kemampuan menyucikan para korban," jelas Azis kepada wartawan pada Kamis (25/6/2020), dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Tubuh Korban Digerayangi

ilustrasi pencabulan
ilustrasi pencabulan (ist)

Saat ritual yang diklaim untuk penyucian diri berlangsung, korban pun dijamah oleh AS.

Tidak hanya itu bagian alat vital, sebut Azis, korban juga diperlakukan oleh tidak wajar oleh AS.

Baca: Seorang Ibu di Bekasi Ingin Tes Keperawanan Putrinya Usia 6 Tahun, Diduga Korban Pencabulan

Baca: Kasus Pencabulan Anak Tiri Terungkap Setelah Korban Cerita pada Tetangga, Siapa yang Menghamilinya

Namun polisi belum menemukan adanya korban yang disetubuhi.

Halaman
123
Penulis: garudea prabawati
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved