Breaking News:

Fakta-fakta Rektor di Solo yang Lepas Baju, Lepas Jabatan demi Perjuangkan Aspirasi Mahasiswanya

Nama Pramono Hadi menjadi bahan perbincangan setelah melakukan aksi melepas baju sebagai simbol mudurnya ia dari jabatan Rektor Uniba

Tangkap layar channel YouTube Tribunnews
Aksi lepas baju Rektor Uniba 

"Banyak karyawan dan dosen merasa Pak Pramono begitu emosionalnya."

"Banyak yang menangis karena saya deket karyawan dan dosen. Apa yang saya rasakan mereka juga rasakan," imbuhnya.

Baca: Rektor Uniba Solo Nyatakan Mundur, Lepas Baju Lempar ke Lapangan Kampus: Hanya Satu Kata Lawan

Permasalahan di Uniba

Cerita di Balik Mundurnya Rektor Uniba dari Jabatannya, Lepas Baju dan Disambut Tangisan Demonstran
Cerita di Balik Mundurnya Rektor Uniba dari Jabatannya, Lepas Baju dan Disambut Tangisan Demonstran (Tangkap layar channel YouTube Tribunnews)

Pramono dalam kesempatan tersebut juga menceritakan secara gamblang duduk permasalahan yang terjadi di lingkungan kampus Uniba.

Ia menuturkan aksi unjuk rasa pertama kali berlangsung pada Senin, 22 Juni 2020.

Saat itu ada 11 tuntutan yang dilayangkan para mahasiswa ke pihak rektorat dan yayasan.

"Salah satunya terkait dengan proses pembelajaran. Ini sudah kami handle dan massa sudah merasa puas dengan jawaban kami selaku penanggung jawab akademis."

"Tuntutan lain terakit dengan sarana dan prasarana, tata kelola keuangan yang terkait dengan kinerja yayasan," kata dia.

Hasil dari unjuk rasa hari itu disepakati antara demonstran dengan 4 pengurus yayasan akan menyelesaikan masalah tersebut paling lambat 1 September 2020.

Baca: Lepas dan Lempar Baju, Rektor Uniba Solo: Saya Ikut Merasa Bertanggung Jawab, Saya Menyatakan Mundur

Namun di hari Rabu (24/6/2020), yayasan melimpahkan masalah unjuk rasa kepada pihak rektorat.

Halaman
123
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved