Breaking News:

Mayat Bayi yang Diseret Anjing Lahir di Kamar Mandi, Diselimuti Kain dan Dimasukan Kantong Plastik

Kini, AN sudah diamankan polisi, dia dijerat pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Dok.Tribun Jabar
Ilustrasi penemuan bayi yang sudah meninggal.Mayat Bayi yang Ditemukan di Parungponteng Tasikmalaya Sempat Dibawa-bawa Anjing Hingga 200 Meter 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Yongky Yulius

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Warga di sekitar Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya sempat digegerkan oleh penemuan mayat bayi yang digigit dan diseret anjing di tengah hutan,  Selasa (14/7/2020).

Rahman, warga yang tengah berburu yang menemukan mayat bayi diseret anjing tersebut.

Saat itu kedua tangannya sudah hilang diduga dimakan anjing.

Bagian punggung, leher serta kepala juga terluka bekas gigitan.

Belakangan diketahui, bayi tersebut merupakan anak kandung AN (20).

Dia mengandung bayi itu akibat berhubungan dengan KS (22), yang tidak lain merupakan kekasihnya.

Kini, AN sudah diamankan polisi, dia dijerat pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Pun begitu dengan KS, ia sudah diamankan polisi, meski saat ini statusnya masih saksi.

Baca: Mayat Bayi Diseret Anjing Sejauh 200 Meter di Tasikmalaya, Kedua Tangan Sudah Tak Ada

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana sempat menyampaikan kronologi kasus ini cukup mendetail.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved