Breaking News:

Kantor Sepi Malah Dimanfaatkan Pak Kades Cabuli Mahasiswi, 3 Kali Mencium Korban, Terancam Dipecat

Pak Kades di Kabupaten Wajo terancam kehilangan jabatan sebagai konsekuensi perbuatannya yang mencabuli seorang mahasiswi.

pexels
ILUSTRASI- Pak Kades di Kabupaten Wajo terancam kehilangan jabatan sebagai konsekuensi perbuatannya yang mencabuli seorang mahasiswi. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang kepala desa nekat mencium mahasiswi di kantor desa.

Pelaku mencium mahasiswi tersebut sebanyak tiga kali.

Aksinya dilakukan saat kantor dalam kondisi sepi.

Pak Kades di Kabupaten Wajo terancam kehilangan jabatan sebagai konsekuensi perbuatannya.

Abdul Karim, Kepala Desa Lempong, Kabupaten Wajo dilaporkan ke polisi lantaran mencium seorang mahasiswi.

Tak cuma sekali, ciuman penuh nafsu itu dilakukan sebanyak 3 kali.

Korban, AP (23), yang merupakan seorang mahasiswi tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar, merasa malu dan dilecehkan.

Kasus tersebut kini telah ditangani Polres Wajo.

Baca: Pengadilan Tinggi Tokyo Jepang Tolak Banding Dokter Cabul, Sang Dokter Divonis 2 Tahun Penjara

Baca: Seorang Bocah di Sukabumi Jadi Korban Pencabulan di Kamar Mandi

Baca: Pria 44 Tahun Ceraikan Gadis 12 Tahun, Kecewa Pernikahan Cuma untuk Tutupi Aib Pencabulan Ayah Tiri

Menanggapi hal tersebut, Bupati Wajo, Amran Mahmud angkat bicara.

Menurutnya, apabila Kades Lempong memang terbukti bersalah, maka akan ada konsekuensi yang menantinya.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved