Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Gubuk saat Gowes, Sempat Hilang Kontak dengan Rekan
Seorang pria meninggal dunia di sebuah gubuk. Awalnya korban mendahului rekan-rekannya hingga akhirnya hilang kontak.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Miftah
Sebelumnya, informasi ini juga beredar di media sosial dan diunggah akun Instagram @viralterkini99.
"Awal mula rombongan dari rumah pukul 06.30 WIB yang bertujuan untuk gowes ke Bligo.
Dan sekitar pukul 09.00 WIB korban dan rekan rekannya mau pulang, kebetulan korban naik sepeda lebih dulu.
Sesampai di TKP (Dusun Senoboyo Banyurejo) sekitar pukul 09.27 WIB korban menunggu rekan-rekannya di gubuk Dsn Senoboyo Banyurejo dalam keadaan duduk dan bersandar di tiang gubuk.
Teman korban sampai di TKP korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Dugaan sementara korban kena serangan jantung," tulis unggahan tersebut.
Pandangan Medis
Sementara itu sudah banyak kejadian meninggal dunia saat berolahraga.
Menanggapi hal ini, Sport Medicine Specialist dari Slim + Health Sports Therapy, dr Michael Triangto, SpKO, mengungkapkan pada dasarnya bersepeda sangat baik untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan tubuh, terutama jantung.
Akan tetapi kematian bisa terjadi jika seseorang terlalu memaksakan diri saat berolahraga.
Dilansir Kompas.com, tidak hanya bersepeda, insiden serupa bisa terjadi ketika kita melakukan olahraga lainnya jika dilakukan secara berlebihan.
"Kalau dia dalam keadaan sehat, tapi (olahraganya) berlebihan, itu saja bisa membuat orang meninggal karena melampaui batas-batas kemampuannya," ungkap Michael, Jumat (17/7/2020).
"Sedangkan kalau sudah punya penyakit, tentunya akan lebih mudah lagi," imbuhnya.
Baca: Gowes Bareng Keluarga, Bocah 9 Tahun Tewas Ditabrak Truk Pengangkut Pasir
Tanda Tubuh Butuh Istirahat
Sementara itu Michael juga menjelaskan adanya tanda-tanda tubuh perlu istirahat.