Sabtu, 30 Agustus 2025

Seorang Ayah Nekat Curi HP Demi sang Anak Bisa Belajar Online, Tinggal di Gubuk & Makan Mie Berlima

Kisah menyayat hati ini datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Demi anaknya dapat mengikuti belajar secara online, seorang ayah nekat mencuri HP.

Editor: Miftah
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
BELAJAR ONLINE - Di hari pertama masuk sekolah, Muhammad Azka Husnan, siswa kelas 8 SMP YP IPPI Petojo, Jakarta Pusat, kembali aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online lewat aplikasi google classroom, dari kediamannya, Senin (12/7/2020). Di tengah masa pandemi Covid-19, proses belajar mengajar melalui online diterapkan sebagai pengganti proses belajar secara tatap muka antara siswa dengan para guru untuk menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang pria nekat mencuri HP demi sang anak bisa belajar online.

Pelaku dan istri serta ketiga anaknya tinggal di sebuah gubuk kecil.

Anak dari pemilik HP yang dicuri sempat akan membawa pelaku ke kantor polisi, namun niat tersebut diurungkan.

Kisah menyayat hati ini datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Saat masa pandemi, anak sekolah memang belajar secara online.

Namun, tak semua orangtua dan siswa mampu mengikutinya.

Kisah sedih ini diutarakan oleh Ahmad Teguh (34), warga Kampung Cilelang, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler.

Ahmad mengatakan, saat itu ia sebenarnya bermaksud mencari ponsel milik ayahnya yang hilang.

Ponsel tersebut hilang saat disimpan di rumah beberapa hari lalu.

Baca: Nadiem Izinkan Penggunaan Dana BOS untuk Belajar Online : Termasuk Bayar Gaji Guru Honorer

Baca: Cerita Pria Curi Ponsel Agar Anaknya Bisa Belajar Online: Kalau Niat Nyuri, Semua Barang Saya Ambil

Baca: Cerita Siswa di Simalungun Belajar Online, Tempuh Perjalanan 2 Km dan Panjat Pohon demi Dapat Sinyal

Ayahnya bahkan sempat melaporkan kasus kehilangan ponsel ini ke kantor polisi.

Karena penasaran, Ahmad pun mencoba mencari ponsel itu dengan menggunakan aplikasi pelacakan.

"Saat dicari, HP-nya masih aktif," kata Ahmad saat ditemui di salah satu kafe di Garut, Selasa (4/8/2020).

Ahmad pun akhirnya menemukan lokasi HP ayahnya itu.

Jaraknya tak terlalu jauh dari rumah ayahnya.

Beda desa, tapi masih satu kecamatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan