Sabtu, 30 Agustus 2025

Seorang Ayah Nekat Curi HP Demi sang Anak Bisa Belajar Online, Tinggal di Gubuk & Makan Mie Berlima

Kisah menyayat hati ini datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Demi anaknya dapat mengikuti belajar secara online, seorang ayah nekat mencuri HP.

Editor: Miftah
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
BELAJAR ONLINE - Di hari pertama masuk sekolah, Muhammad Azka Husnan, siswa kelas 8 SMP YP IPPI Petojo, Jakarta Pusat, kembali aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online lewat aplikasi google classroom, dari kediamannya, Senin (12/7/2020). Di tengah masa pandemi Covid-19, proses belajar mengajar melalui online diterapkan sebagai pengganti proses belajar secara tatap muka antara siswa dengan para guru untuk menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Namun betapa kagetnya Ahmad saat mengetahui HP ayahnya itu berada di sebuah gubuk kecil.

Ahmad, yang datang bersama seorang temannya, lantas mengetuk pintunya dan meminta izin masuk ke rumah tersebut.

"Awalnya, sih, kalau HP-nya ada, pelaku pencurian mau saya bawa ke kantor polisi. Cuma setelah ketemu, kok jadi sedih dan ada rasa kasihan," katanya.

Di dalam rumah, kata Ahmad, terdapat pasangan suami-istri dengan tiga anak.

Rumah itu berukuran sekitar 4x6 meter persegi dan terbuat dari bilik bambu.

Tak banyak perabotan di dalam rumah.

Hanya ada satu lemari pakaian dan lemari piring yang sudah usang.

Kondisi rumahnya pun sangat sederhana.

Salah seorang anak dilihat Ahmad sedang belajar daring memakai HP milik ayahnya.

Ahmad pun makin sedih dan miris karena HP curian itu ternyata dipakai untuk belajar.

Menurut Ahmad, anak itu duduk di kelas 1 SMP, sedangkan kakaknya sudah putus sekolah dan adiknya yang paling bontot belum bersekolah.

"Saya sangat enggak nyangka si bapak nyuri HP biar anaknya bisa tetap sekolah dan belajar daring. Dari situ saya langsung lemas. Apalagi waktu nunggu, saya lihat keluarga itu cuma makan sepiring mi instan dan dimakan bersama," ujarnya.

Kepada bapak pemilik rumah, Ahmad pun mengatakan HP yang digunakan anak itu milik ayahnya.

Bapak yang bekerja sebagai kuli itu pun mengakui bahwa HP itu memang hasil curian.

"Saya minta saja si bapak datang ke rumah biar enggak salah paham. Dia langsung datang sambil menangis," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan