Pendulang Emas di Gampong Kuala Bhee Aceh Tewas Tertimbun Longsor
Polisi menduga warga yang meninggal itu murni kecelakaan di kawasan lokasi pencarian emas
Menurut Keuchik Kuala Bhee, Said Adnan, selama ini memang banyak warga dari luar desanya yang mendulang emas di Krueng Woyla, dan hampir sebagian besarnya merupakan kaum perempuan.
Ia menyebutkan, daerah aliran sungai Krueng Woyla hingga ke Sungai Mas, memang dikenal banyak mengandung butiran emas, sehingga banyak orang datang mencarinya.
Baca: Warga Aceh Tengah Resah, Kawanan Harimau Muncul dan Mangsa Hewan Ternak di Dekat Permukiman
Aktivitas pencairan emas itu dilakukan secara tradisional dengan mendulang atau mengindang.
“Para pekerja pendulang emas secara tradisional di Kuala Bhee rata-rata kaum wanita,” jelas Said Adan.
Aktivitas penambangan emas secara tradisional itu ia katakan, baru di tahun ini marak dilakukan.
Ia juga tidak mengetahui seberapa besar penghasilan yang diperoleh oleh para penambang emas tersebut setiap harinya.
“Kalau jumlah banyaknya yang mereka dapatkan dari hasil mendulang emas, itu kita tidak tahu. Namun hasilnya pasti ada, sebab kalau tidak ada, tidak mungkin mereka terus bekerja di sana,” demikian Said Adnan.(c45)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Perempuan Pendulang Emas Tertimbun Longsor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-ilustrasi-mayat.jpg)