Jumat, 29 Agustus 2025

PNS Ditemukan Tewas Tergantung, Kepala Dinas Ungkap Stafnya Itu Sering Bengong di Kantor

KW diduga mengakhiri hidup dengan gantung diri karena mengalami depresi. Menurut penuturan keluarga, KW sudah lama memiliki riwayat gangguan jiwa.

Editor: Dewi Agustina
Polsek Klungkung
Petugas medis ketika akan mengevakuasi tubuh KW (37), seorang PNS yang ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di proyek pembangunan rumah di Jalan Rama, Semarapura, Klungkung, Bali, Senin (28/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KLUNGKUNG - Jasad KW (37), seorang PNS yang bertugas di Pemkab Klungkung, ditemukan dalam kondisi tergantung di proyek pembangunan rumah di Jalan Rama, Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Klungkung, Bali, Senin (28/9/2020) dini hari.

Ia diduga mengakhiri hidup dengan gantung diri karena mengalami depresi.

Menurut penuturan keluarga, KW sudah lama memiliki riwayat gangguan jiwa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung AA Kirana menjelaskan, stafnya itu selama ini memang dikenal memiliki riwayat gangguan jiwa.

Meski demikian, KW masih bertugas biasa sebagai staf andministrasi.

"Hari Kamis (25/9/2020), sebelum Kuningan, ia masih kerja seperti biasa," jelas AA Kirana.

Menurutnya, KW masih menjalani perawatan jalan terkait gangguan jiwa yang ia alami.

"Kalau kumat, biasanya staf saya itu sering bengong-bengong. Hari ini saya berencana ke kediamannya untuk melayat dan mencari informasi," ungkapnya.

Kapolsek Klungkung Kompol I Nyoman Suparta menjelaskan, dari pemeriksaan luar oleh unit Identifikasi Polres Klungkung, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun ditemukan ciri-ciri orang gantung diri yaitu, mulut menjulur ke luar, air mani dan tinja ke luar.

"Ini merupakan ciri-ciri murni orang gantung diri. Dicurigai bunuh diri karena depresi tidak kunjung sembuh dari sakitnya," ungkap Suparta.

Baca: BREAKING NEWS: Aktris Jepang Yuko Takeuchi Tewas Diduga Bunuh Diri

Berdasarkan informasi keluarga, KW yang merupakan staf administrasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung tersebut memiliki riwayat gangguan jiwa.

Jenazah KW ditemukan Senin (28/9/2020) dini hari, sekira pukul 02.00 Wita.

Korban sedari pukul 23.30 Wita, tidak berada di rumahnya di Jalan Rama, Semarapura.

Karena tidak kunjung pulang ke rumah saat tengah malam, sang istri Ni Luh Y (20) dan mertuanya, I Nyoman S (57) berusaha mencari keberadaan KW.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan