Sabtu, 30 Agustus 2025

Dengan Langkah Terseok-seok, Gadis Ini Lapor Polisi setelah Dijambret Pengendara Kawasaki Ninja

Seorang perempuan bernama Abeli Mareta (18) menjadi korban penjambretan. Dengan langkah terseok-seok sambil menahan sakit akibat terjatuh dari motor.

Editor: Miftah
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
KORBAN JAMBRET - Seorang wanita korban jambret, Abeli Mareta menunjukkan luka di kaki kiri yang dialaminya setelah terjatuh dari motor. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang perempuan bernama Abeli Mareta (18) menjadi korban penjambretan.

Dengan langkah terseok-seok sambil menahan sakit akibat terjatuh dari motor,  Abeli datang ke SPKT Polrestabes Palembang.

Abeli menjadi korban penjambretan saat hendak berangkat kerja.

Insiden penjambretan terjadi di Jalan Gubernur H A Bastari, Jakabaring tak jauh dari Dekranasda Sumsel, pada Rabu (7/10/2020) pagi.

Kronologinya, Abeli berangkat kerja dari rumahnya di Kompleks Sasana Patra, Lorong Apel, Jalan Tegal Binangun, Plaju Darat, Plaju.

"Saya mau berangkat kerja ke dealer di Sukabangun," ujar Abeli saat dibincangi wartawan di gedung SPKT Polrestabes Palembang.

Saat melintas di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di depan Gedung Dekranasda pada pukul 08.00, Abeli yang mengendarai sepeda motor matic merasa ditarik dari belakang hingga terjatuh dari kendaraannya.

"Saya jatuh dan tertimpa motor saya sendiri," ujarnya.

Baca: Seekor Monyet di Ponorogo Ditangkap Warga Karena Sering Curi Telur dan Anak Ayam

Baca: Bujang Tua di Karanganyar Curi Celana Dalam Wanita Untuk Fantasi Saat Kesepian

KORBAN JAMBRET - Seorang wanita korban jambret, Abeli Mareta menunjukkan luka di kaki kiri yang dialaminya setelah terjatuh dari motor.
KORBAN JAMBRET - Seorang wanita korban jambret, Abeli Mareta menunjukkan luka di kaki kiri yang dialaminya setelah terjatuh dari motor. (TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA)

Di tengah rasa sakit yang dialaminya, Abeli sempat menyaksikan dua orang berboncengan sepeda motor membawa kabur tas miliknya.

Dua yang mengendarai motor Kawasaki Ninja itu, kata Abeli, melaju ke arah Jembatan Ampera.

"Kabur ke arah Ampera," kata Abeli.

 

Saat dirinya dijambret, tak ada satupun kendaraan yang melintas.

Barulah beberapa saat kemudian, Abeli yang tertimpa motor itu ditolong oleh seorang pengendara motor yang mengantarnya pulang.

Selain mengalami luka dan kaki kirinya terkillir, Abeli mengaku kehilangan uang dan barang berharga di dalam tas yang dijambret itu.

"Di dalam tas saya ada uang Rp 1 juta, handphone, STNK motor Honda Genio pelat nomor BG 6312 ADF, SIM, ATM saya tiga lembar. Bagi saya, STNK dan SIM itu yang penting sekali," kata Abeli sambil mengernyitkan dahi pertanda menahan rasa sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan