Breaking News:

Pelajar SMK Dirudapaksa Sekelompok Pria Usai Ditinggalkan Pelaku Lainnya di Pinggir Jalan

Setibanya di pinggir jalan Tambunan, sekelompok orang kemudian melintas dan memboyongnya dengan alasan akan mengantarkan korban ke rumahnya.

Tribun Medan/Maurits Pardosi
Korban bersama ibunya MS (40) saat disambangi di rumahnya, Senin (9/11/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, BALIGE - FS (17), seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi korban pelecehan seksual sekelompok pria.

Naasnya, korban dirudapaksa lagi oleh sekelompok orang yang berpura-pura hendak mengantarkannya pulang usai ditinggalkan di pinggir jalan oleh pelaku lainnya.

Peristiwa berawal saat dua orang pria menjemputnya di depan sebuah rumah ibadah yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.

Korban dijemput dengan menggunakan sepeda motor.

"Saya dijemput dengan sepeda motor oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kafe pada Sabtu (7/11/2020) malam. Kami ketemuannya malam," ujar korban FS saat disambangi di rumahnya di Dusun Sihobuk, Desa Bonan Dolok, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Diejek Pengangguran, Pemuda Tusuk Emak-emak hingga Tewas, Sempat Ingin Rudapaksa Korban

Korban tidak bisa mengelak atas ajakan pelaku karena merasa tertekan dan takut.

"Aku takut," ungkapnya sambil menunduk dan menitikkan air mata.

Dari pengakuan korban, ia dibawa ke sebuah kafe.

Kemudian, korban dibawa ke sebuah rumah yang disebut rumah keluarga seorang pembawa korban.

"Lalu saya dibawa ke sebuah rumah dan diajak lah aku ke kamar," sambungnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved