Deretan Kasus Tewas akibat Tertembak Senapan Angin, Ada yang Dikira Kancil Padahal Teman Berburu
Sabirin yang menembakkan senjatanya ke arah diduga kancil, ternyata justru mengenai leher temannya, Riswan.
Penulis:
Dewi Agustina
Keempat orang ini terbagi dua kelompok. Dimana pelaku dan korban satu kelompok untuk berburu.
Setelah beberapa lama menyusuri belukar dan perkebunan, sekira pukul 01.00 Wib dini hari, pelaku dan korban melihat ada mata kancil.
Kemudian korban menyuruh pelaku untuk mengejar mata kancil tersebut dan korban ikut mengejar.
Tidak berselang lama, pelaku melihat sebuah cahaya yang diduga mata kancil, iapun menembak ke arah sumber cahaya dengan jarak sekitar 20 meter.
Namun naasnya bukannya suara kancil yang tertembak yang ia dengar, ia malah terkejut saat mendengar itu adalah suara temannya sendiri, Riswanto.
Mendengar teriakan tersebut, pelaku pun langsung bergegas berlari menuju asal suara tersebut.
Ia pun syok saat melihat ternyata Riswanto yang mengalami luka tembak di bagian leher sebelah kiri.
Iapun syok dan memeluk tubuh riswanto sekuat-kuatnya, tak menyangka bahwa yang ia tembak adalah teman berburunya sendiri.
Karena tak kuasa menghadapi kenyataan, dan tiba-tiba pelaku pun pingsan.
Keduanya kemudian ditemukan oleh tim pemburu yang lain yakni Ardiansyah dan Ahmad Tobari dan beberapa warga.
Kemudian dalam keadaan tak sadarkan diri, Sabirin dibawa oleh Ardiansyah pulang ke rumahnya.
Sekalian mencari bantuan untuk mengevakuasi jasad Riswanto.
Sementara Ahmad Tohari bersama warga lainnya tinggal untuk menjaga jasad Riswanto hingga tim evakuasi tiba.
Baca juga: Sedang Berlibur di Palembang, Mahasiswa Ini Dilarikan ke Rumah Sakit, Tertembak Peluru Nyasar
Serahkan Diri ke Polsek
Setelah mendapat laporan dari warga adanya peristiwa tersebut, Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manalu, S.H., S.Ik, bersama dengan personelnya mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti serta mencatat saksi-saksi serta membawa korban ke Puskesmas bersama dengan warga setempat.