Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

DPP Golkar Diminta Sikapi Kekalahan Kader di Pilkada Indramayu

Dalam data KPU, hasil hitung cepat (quick count) pemilihan bupati Indramayu, pasangan calon nomor 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim jadi juara.

Handhika Rahman/Trbun Jabar
Rapat pleno pengurus Partai Golkar di DPD Partai Golkar Indramayu, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU -  Pilkada serentak yang digelar 9 Desember lalu masih menyisakan banyak cerita.

Salah satunya adalah soal kekalahan kader Partai Golkar di Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, Golkar selama ini dikenal berjaya di Indramayu.

Dalam data KPU, hasil hitung cepat (quick count) pemilihan bupati Indramayu, pasangan calon nomor 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim berhasil jadi jawara.

Pasangan yang didukung PDI Perjuangan, Gerindra, dan NasDem ini meraih suara 36,8 persen atau 314.111 suara.

Sementara pasangan yang diusung Partai Golkar, Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat (Mantap) meraih 28,4 persen atau 242.558 suara pemilih.

Kemudian menguntit di bawahnya adalah pasangan nomor urut 1 Muhamad Sholihin-Ratnawati.

Paslon yang diusung PKB, PKS, Demokrat, dan Hanura ini meraih 26,1 persen atau 222.975 suara.

Baca juga: Unggulnya Nina Agustina-Lucky Hakim, Jadi Pukulan Keras Bagi Golkar Indramayu

Dan terakhir, pasangan nomor urut 2 Toto Sucartono-Deis Handika yang maju dari jalur independen (perseorangan) meraih 8,6 persen atau 73.495 suara.

Mengenai fenomena itu, pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta  (UNJ) Muhammad Iqbal Syafrudin mengatakan bahwa kekalahan Partai Golkar di Kabupaten Indramayu bukan tanpa alasan.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved