Minggu, 31 Agustus 2025

Mantan Kades Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Bandar Sabu di PALI

Mantan kades bernama Uladi Sastra (43) tersebut menjadi buruan polisi karena diduga tersangka bandar narkoba.

Editor: Hendra Gunawan
Istimewa
Ilustrasi pistol 

TRIBUNNEWS.COM, PALI -- Seorang mantan kepala desa tewas dalam sebuah aksi baku tembak dengan polisi di di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Mantan kades bernama Uladi Sastra (43) tersebut menjadi buruan polisi karena diduga tersangka bandar narkoba.

Baca juga: Jaksa Pakai Pasal Pengedar untuk Menjeratnya, Catherine Wilson Pasrah, Pengacaranya Bilang Begini

Pada saat akan ditangkap pelaku mengeluarkan tembakan ke arah petugas.

Uladi Sastra tewas setelah dadanya tertembus timah panas oleh senjata api (senpi) milik polisi dalam rangkaian penangkapan bandar sabu.

Baca juga: Polres Seluma Berhasil Tangkap Pengedar Ganja yang Kabur ke Area Persawahan

Uladi yang pernah menjabat Kades di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),

terpaksa ditembak anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan karena ulahnya sangat membahayakan petugas.

Pasalnya, tersangka yang diduga sebagai bandar narkoba lebih dulu mengeluarkan tembakan ke arah petugas.

Begitu petugas tahu, tersangka langsung dihajar dengan serangkaian tembakan ke tubuhnya.

Baca juga: Fakta Sidang Perdana Catherine Wilson: Kenakan Hijab hingga Dijerat Pasal Pengedar, Ini Ancamannya

Kejadian tragis itu berlangsung saat polisi hendak menangkap Uladi yang diduga menjadi bandar narkoba jenis sabu.

"Kami terpaksa memberikan tindakan tegas, karena kondisinya membahayakan petugas. Tersangka tewas dalam baku tembak saat akan ditangkap," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Heri Istu saat gelar perkara, Kamis (21/1/2021).

Kombes Heri menuturkan, setelah tak lagi menjadi Kades, tersangka Uladi disinyalir beralih profesi menjadi bandar narkoba.

Wilayah edar Uladi beserta anak buahnya meliputi wilayah Kabupaten Muara Enim dan PALI.

Rupanya sepak terjadi Uladi ini tercium oleh polisi.

Baca juga: Otak Pelaku Pengedar Uang Palsu Belum Ditangkap, Polres Wajo Terbitkan Surat DPO

Bahkan informasi itu langsung ditanggapi dan polisi turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Polisi menyamar sebagai pembeli barang haram itu.

Transaksi pun berlangsung. Begitu Uladi mengetahui jika pembeli itu adalah polisi langsung mengeluarkan senpi hingga terjadi baku tembak.

Uladi ditangkap saat berada di Desa Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Rabu (20/1/2021).

Sementara itu, saat ini polisi masih menyelidiki soal kepemilikan senjata api milik Uladi.

"Di sini kami kesulitan untuk menelusuri asal senjata api milik tersangka, karena nomor serinya sudah dihapus. Kalau dilihat dari senjata apinya, ini senjata api dari pabrikan," ujar Heri.

Selain itu, polisi juga melacak komplotan Uladi yang lain. (Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mantan Kades Jadi Bandar Sabu, Tewas Ditembak Polisi hingga Punya Senjata Api Pabrikan

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan