Breaking News:

Gara-gara Upload Dugaan Pungli Program Indonesia Pintar ke Facebook, Anak SMA di NTT Dipolisikan

Gara-gara upload dugaan pungli Program Indonesia Pintar anak SMA berinisial SN dilaporkan ke polisi.

Digital Trends
Ilustrasi Facebook - Gara-gara Upload Dugaan Pungli Program Indonesia Pintar ke Facebook, Anak SMA di NTT Dipolisikan 

TRIBUNNEWS.COM - Gara-gara upload dugaan pungli Program Indonesia Pintar anak SMA berinisial SN dilaporkan ke polisi.

SN sendri merupakan pelajar dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sedangkan pelapornya adalah seorang guru guru SDN Bestobe berinisial WUN.

Pelaporan SN bermula saat siswa kelas XII itu, menunggahan dugaan pungutan liar (pungli) dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang terjadi di SDN Bestobe lewat akun Facebook miliknya.

SN saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (22/2/2021), mengaku, dirinya mengunggah status dugaan pungutan liar itu di salah satu grup Facebook, pada 16 Juli 2020 lalu.

Baca juga: Pemerintah Kaji Pembangunan Bendungan untuk Topang Proyek Food Estate di NTT

Ia mengunggah, dengan tujuan meminta masukan dari para pengguna media sosial yang mengetahui prosedur dan aturan penyaluran dana tersebut.

"Saya posting ke media sosial dengan tujuan mendapatkan masukan dari teman-teman untuk bisa mengobati rasa kecewa saya," ungkap dia.

Dia mengunggah karena ada oknum guru yang diduga melakukan pungli dana PIP yang disalurkan kepada siswa di SD Bestobe.

Besaran biaya pungli Rp 25.000 per murid.

Menurut SN, pungutan liar tersebut dilakukan setiap kali orangtua para siswa menerima dana PIP di bank penyalur.

Halaman
1234
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved