Senin, 1 Juni 2026

Cerita PSK Hamil Tua Terjaring Razia, 'Mereka Pengin Sekali sama Orang Hamil kayak Saya'

TL, wanita berusia 21 tahun yang sedang hamil tua mengaku kesulitan ekonomi hingga terpaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK).

Tayang:
Editor: Sanusi
KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA
Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya mendapati para PSK yang salah satunya sedang hamil tua menjajakan diri ke para hidung belang di depan salah satu hotel di kawasan Kota Tasikmalaya, Minggu (14/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - TL, wanita berusia 21 tahun yang sedang hamil tua mengaku kesulitan ekonomi hingga terpaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK).

TL mengaku baru 6 bulan menjajakan dirinya kepada pria hidung belang.

Walau kondisinya sedang hamil tua, TL tak pernah absen mangkal di wilayah Kota Tasikmalaya setiap malam.

Baca juga: Baru 2 Minggu Menikah, Wanita Ini Ditalak Suami, Ditinggal saat Hamil

Sederet fakta

Sejumlah fakta pengakuan TL, perempuan muda berumur 21 tahun berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Tasikmalaya dengan tawaran sensasi hamil tua sangat mencengangkan.

Ternyata profesi yang dijalaninya selama ini mangkal di pinggir jalan mencari hidung belang dengan kondisi mengandung anak ketiganya diketahui orang tuanya.

Baca juga: Fakta Baru Cewek Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Lotus Kediri

Baca juga: Duka Para Artis untuk Rina Gunawan, Deswita Sebut Almarhum Baik dan Penuh Tawa

"Saya baru cerai sama suami udah Seminggu ini. Pekerjaan saya selama ini mamah tahu," jelas TL saat dimintai keterangan di ruang interogasi Pol PP Kota Tasikmalaya, Senin (1/3/2021) dini hari.

TL mengaku sudah tak bisa berpikir panjang lagi selama ini untuk mendapatkan uang cepat buat menghidupi anak-anaknya.

1. Anak masih balita, tak pernah lama-lama mangkal

Selama ini dirinya memiliki anak paling besar usia 4 tahun dan paling kecil 2 tahun, ditambah bayi dalam kandungannya yang sudah berumur 7 bulan.

"Suami kabur ntah kemana. Gimana lagi saya soalnya kepala keluarga. Saya enggak bisa kerja apa-apa lagi selain begini," tambahnya.

Selama ini, kata TL, dirinya tak pernah lama-lama mangkal dan hanya ingin mendapatkan uang meski hanya satu atau dua orang memakai jasanya.

Bahkan, dirinya berpikir setelah mendapatkan uang dari hasil pekerjaan malamnya tersebut, selalu ingin cepat pulang dan berkumpul bersama keluarganya.

"Saya enggak berpikir besar atau kecilnya dapat uang. Setelah saya dapat uang untuk bekal anak-anak meski satu kali melayani, saya langsung pulang. Yang penting saya ada buat jajan dan makan anak-anak," ujar dia sembari sesekali menutupi wajahnya yang masih muda dan cantik.

Saat siang harinya, lanjut TL, dirinya seperti laiknya sang ibu normal mengasuh dan membesarkan anak-anaknya seorang diri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved