Breaking News:

Mantan Kembang Desa Jadi Korban Pernikahan Dini, Sudah Menikah 4 Kali di Umur 34 Tahun, Ini Kisahnya

Seorang mantan kembang desa asal Kabupaten Indramayu bernama Rasminah membagikan cerita pilunya jadi korban pernikahan dini.

Tribun Jabar
Rasminah merupakan korban pernikahan dini di Indramayu - Mantan Kembang Desa Jadi Korban Pernikahan Dini, Sudah Menikah 4 Kali di Umur 34 Tahun, Ini Kisahnya 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mantan kembang desa asal Kabupaten Indramayu bernama Rasminah membagikan cerita pilunya jadi korban pernikahan dini.

Kepada Tribuncirebon.com, Rasminah menceritakan, tidak terhitung trauma berat yang harus ia tanggung selepas dipaksa menikah oleh orang tuanya di usia yang sangat belia, yakni 13 tahun.

Rasminah ingin, cukup hanya dirinya saja yang menjadi korban perkawinan anak dan tidak ada lagi korban setelah dirinya.

"Jangan sampai ada Rasminah-Rasminah lain, cukup saya saja yang jadi korban," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di kediamannya di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Maraknya Iklan Nikah Siri di Dunia Maya, Pengamat Ikut Prihatin: Hal Sakral Terkesan Transaksional

Rasminah menceritakan sudah menikah sebanyak 4 kali di usianya yang sekarang menginjak 34 tahun.

Tak pernah ada kebahagiaan yang ia rasakan sebagai seorang istri saat menjalani rumah tangga tersebut.

"Sama sekali gak bahagia, baru bahagia pas nikah dengan suami keempat, sekarang sudah 8 tahun rumah tangga," ujar dia.

Rasminah menceritakan, saat usianya 13 tahun, ia dipaksa menikah oleh orang tuanya dengan alasan faktor ekonomi.

Ayahnya saat itu lumpuh, sehingga beban keluarga dibebankan kepada sang ibu.

Rasminah yang dahulunya diketahui merupakan kembang desa pun akhirnya dinikahkan demi membantu ekonomi keluarga.

Halaman
1234
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved