Breaking News:

3.000 Orang Rimba Resmi Jadi WNI, Mensos Risma Sempat Tawari Rumah, tapi Ditolak

Sebanyak 3.000 Orang Rimba di Jambi resmi jadi WNI setelah mengantongi KTP. Sebelumnya, Mensos Risma sempat menawari rumah permanen untuk Orang Rimba.

KOMPAS.com/SUWANDI
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat mengunjungi kelompok Orang Rimba Sungai Terap di Desa Jelutih, Kabupaten Batanghari, Jambi. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 3.000 Orang Rimba di Jambi resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah disahkan Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Diketahui, sebagian besar Orang Rimba belum mengantongi KTP sejak Indonesia merdeka.

Akibatnya, mereka kesulitan mengakses layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan pangan.

"Pemerintah semangat dan mau jemput bola. Perekaman data dilakukan di desa terdekat, ini sangat membantu kelompok Orang Rimba,” kata Rudi Syaf, Direktur KKI Warsi, melalui pesan singkat, Sabtu (13/3/2021).

Problem Orang Rimba selama ini, belum terdaftar dalam sistem kependudukan warga negara.

Baca juga: Mensos Risma: Masih Ada Warga Pedalaman yang Belum Mendapatkan Identitas Kependudukan

Baca juga: Mensos Risma Pantau Perekaman Data e-KTP bagi Warga Suku Anak Dalam Jambi

Ini juga yang menghambat Orang Rimba untuk mengakses program pemerintah.

Orang Rimba tak punya KTP, tak bisa akses bantuan selama pandemi

Saat pandemi datang ke Jambi, Orang Rimba terpukul.

Hasil buruan dan hutan mengalami penurunan penjualan.

Orang Rimba pun kesulitan secara ekonomi.

Halaman
1234
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved