Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 26 Maret: 4 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur 900 Meter

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merpai berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.

Tribun Jogja/Setya Krisna Sumarga
Gunung Merapi (2.965 mdpl) yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menampakkan diri secara utuh dari kaki hingga puncaknya sepanjang Rabu (24/3/2021) pagi hingga siang. Jejak awan panas besar yang terjadi pada Selasa (23/3/2021) terlihat jelas di sepanjang sisi sektor barat dan selatan gunung, ditandai sebaran debu vulkanik berwarna putih abu-abu. Pemandangan lain di sektor barat daya, tampak pasir menghampar luas sepanjang jalur guguran material lava sejak erupsi 4 Januari 2021. Tribun Jogja/Setya Krisna Sumarga 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan pada Jumat (26/3/2021) pukul 00.00-06.00 WIB teramati 4 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 m ke arah barat daya.

Pada periode tersebut, gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.

Kegempaan yang terjadi di antaranya 38 gempa guguran dengan amplitudo 3-22 mm dan durasi 11-105 detik.

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merpai berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.

Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 73-95 persen, dan tekanan udara 567-708 mmHg.

Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini, kata Hanik, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Aktivitas kegempaan yang terjadi pada periode tersebut di antaranya 37 gempa guguran dengan amplitudo 3-34 mm dan durasi 10-96 detik, 3 gempa hybrid/fase banyak denga amplitudo 2-3 mm, S-P 0.3-0.4 detik, dan durasi 5-7 detik.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved