Pengusaha Sawit Diperas Mahasiswi dan Pacarnya Rp 1,6 M, Modus Rekam Video Asusila
Tergoda kecantikan mahasiswi, pengusaha sawit di Riau diperas hingga Rp1,6 miliar lewat modus video call seks. Dua pelaku ditangkap polisi.
Ringkasan Berita:Mahasiswi Sisilia Hendriani dan pacarnya memeras pengusaha sawit Riau lewat video call seks.Korban dipaksa bayar Rp1,6 miliar agar video asusila tidak disebar ke media sosial.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pengusaha sawit menjadi korban pemerasan mahasiswi hingga Rp 1,6 Miliar.
Sisilia Hendriani (24) mahasiswi asal Kabupaten Kampar melakukan tindak pidana itu bersama dengan pacarnya.
Korban bernama Syamsul Zekri, wiraswasta yang berdomisili di Kota Pekanbaru, Riau.
Modus pemerasan adalah mengancam menyebarkan video asusila sang pengusaha ke media sosial jika tidak membayar sejumlah uang.
Tindakan mengancam menyebarkan video asusila seseorang ke media sosial jika tidak membayar sejumlah uang termasuk dalam kategori pemerasan dan pelanggaran hukum pidana.
Tindakan ini adalah bentuk pemerasan digital yang serius dan dapat diproses secara hukum.
Pemerasan dan Pengancaman (Pasal 368 KUHP). Pelaku yang memaksa seseorang memberikan uang atau barang dengan ancaman, termasuk menyebarkan video pribadi, dapat dijerat dengan pasal pemerasan. Ancaman hukuman: maksimal 9 tahun penjara.
Pelanggaran UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Menyebarkan atau mengancam menyebarkan konten asusila melalui media elektronik termasuk pelanggaran Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 29 UU ITE. Ancaman hukuman: maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp1 miliar.
Pelanggaran privasi dan martabat, di mana video asusila termasuk data pribadi yang dilindungi. Ancaman penyebaran melanggar hak privasi dan dapat merusak reputasi korban secara sosial dan profesional.
Kronologi
Sisilia dan si pengusaha memulai komunikasi lewat aplikasi online.
Kecantikan Sisilia Hendriani membuat pengusaha itu tergoda.
Saat percakapan semakin jauh, keduanya melakukan video call seks (VCS).
Sisilia Hendriani terus memancing si pengusaha untuk melakukan hal-hal yang berbau seksual.
Namun, nahas bagi sang pengusaha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerasan_20170112_161916.jpg)