Kamis, 7 Mei 2026

Viral Video Pria Terluka Parah di Perut Teriak Minta Tolong, Diduga jadi Korban Pembacokan

Viral video seorang pria luka parah di perut. Korban pun meminta pertolongan pada warga.

Tayang:
Editor: Miftah
Pixabay/geralt
Ilustrasi pembunuhan- Viral video seorang pria luka parah di perut. Korban pun meminta pertolongan pada warga. 

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan kejadian itu dan mengaku masih mendalami penyebab kasus tersebut.

"Saat ini sudah ditangani dari pihak rumah sakit (RSUD dr. H. Moh Anwar)," kata AKP Widiarti Sutioningtyas.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini belum bisa menyampaikan detail kasus yang menimpa pria asal Kecamatan Ambunten Sumenep tersebut.

Saat ini juga katanya, pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari anggota Polsek Manding dan personel Polres yang turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa berdarah tersebut.

"Pria terluka itu juga belum bisa dimintai keterangan sekarang," ungkapnya.

Saat ini katanya, Polres Sumenep masih mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti pendukung untuk mengungkap penyebab dari peristiwa yang menimpa pria bernama Abdul Hadi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, media sosial WhatsApp diramaikan dengan beredarnya sebuah video berisikan seorang lelaki tergeletak bersimbah darah dengan luka di bagian perut hingga bagian dalamnya keluar pada hari Senin (29/3/2021).

Sedikitnya ada tiga sebuah postingan video dengan beragam durasi dan dari berbagai sudut pengambilan.

Dari empat video itu, muldari durasi 0,19 detik, 0,30 detik dan 0,27 detik.

Pada salah satu dari tiga video itu, warga menyebutnya "kalau tidak punya salah, tidak mungkin dikayak gitukan," tutur warga dengan bahasa Madura dalam video tersebut.

Lelaki dalam video itu juga berteriak meminta tolong dalam kondisi berlumuran darah di sekujur tubuhnya.

Tampak lelaki bersimbah darah itu tergeletak di sebuah lahan kosong alias jauh dari permukiman warga.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, lokasi tersebut tepatnya di Dusun Kebun Baru, Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura.

Dalam sebuah potongan video lainnya, lelaki dengan suara menahan rasa sakit itu mengaku asal warga Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten Sumenep.

Dikonfirmasi Kepala Desa Beluk Kenek, Hasyim membenarkan soal lelaki bersimbah darah itu adalah warganya sendiri.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved