Breaking News:

18 Anak di Bawah Umur di Pontianak Diduga Terlibat Prostitusi Online

Terhadap sanksi ke pihak hotel, Kombespol Leo mengatakan Kepolisian masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan instansi terkait

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Sebanyak 18 anak dari 22 orang yang diamankan di satu diantara hotel di Kota Pontianak dibawa ke Polsek Pontianak Selatan, Jalan Sutoyo, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 31 Maret 2021. Divisi Hubungan Masyarakat KPPAD Kalbar Alik R Rosyad mengatakan dari 18 anak, enam anak berstatus pelajar SMP, sementara lima anak pelajar SMA. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Diduga terlibat prostitusi online yang melibatkan anak, 22 orang yang terdiri dari 13 pria dan 9 wanita diamankan tim gabungan dari Polresta Pontianak bersama Polsek Pontianak Selatan dan KPPAD Kalimantan Barat, Rabu 30 Maret 2021 malam.

Mereka diamankan petugas gabungan di 4 kamar berbeda dalam sebuah hotel di yang berada di kawasan Kecamatan Pontianak Selatan.

Dari hasil pendataan, 22 orang yang diamankan tersebut terdiri dari 18 orang masih berstatus dibawah umur.

Kemudian, 11 diantara mereka masih berstatus pelajar, 6 pelajar SMP dan 5 merupakan pelajar SMA.

Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo mengatakan pihaknya masih akan melakukan pendataan terhadap seluruh orang yang amankan tersebut guna proses lebih lanjut.

"Ini merupakan fenomena kemanusiaan, dan kami akna bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk menangani ini, kami dari kepolisian akan memilah siapa - siapa yang masuk ke ranah hukum, ataupun untuk pembinaan,"ujarnya.

Baca juga: Bisnis Prostitusi Online di Malang Terungkap, Muncikari Diamankan Polisi, Anak Asuhnya Belasan Tahun

Terhadap sanksi ke pihak hotel, Kombespol Leo mengatakan Kepolisian masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan instansi terkait.

Bilamana nanti terdapat unsur kesalahan dari pihak hotel maka instansi terkait lah yang akan memberikan sanksi, pihak Polresta Pontianak hanya memberikan masukan, dan memproses hukum bilamana terdapat unsur pidana.

Komisioner KPPAD Kalbar Alik R Rosyad menyampaikan, saat dilakukan penggrebekan terdapat sejumlah orang yang kabur saat melihat petugas, dan diantaranya merupakan target dari KPPAD.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved