Jumat, 29 Agustus 2025

Rico Tewas Karena Tak Mau Tanggung Jawa Atas Kehamilan Sang Pacar

Seorang pemuda di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tewas dihabisi oleh ayah dari pacarnya.

Editor: Hendra Gunawan
Tribun Medan
Seorang lelaki bernama Rico Rampati dibunuh oleh ayah pacarnya, Rabu (7/4/2021) malam. Pembunuhan diduga karena korban tidak mau bertanggung jawab setelah menghamili anak pelaku.(HO) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Seorang pemuda di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tewas dihabisi oleh ayah dari pacarnya.

Rico Rampati sang pemuda tersebut tak mau bertanggungjawa atas kehamilan sang pacar.

Rico pun akhirnya tewas dianiaya oleh ayah kekasihnya yang telah naik pitam.

Peristiwa tersebut terjadi saat Rico sampai di rumah Tiara, yang merupakan pacarnya, di Dusun VI, Paya Belibis, Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Rabu (7/4/2021) malam.

Dengan menggunakan sepeda motor, setiba di lokasi Rico mendengar adanya keributan antara Tiara dengan ayahnya bernama Sopian.

Baca juga: LPSK Pastikan Beri Perlindungan Jurnalis TEMPO yang Jadi Korban Penganiayaan

Sopian tidak terima putrinya tersebut hamil di luar nikah.

Melihat Rico datang, Sopian langsung menghampirinya untuk meminta pertanggungjawaban, karena telah menghamili anaknya.

Namun, Rico Sampati merasa tidak menghamili Tiara.

Baca juga: Diduga Alami KDRT dan Penganiayaan dari Suaminya , Yuyun Jin dan Jun: Saya Dipukuli Banyak Sekali

Ia pun tak terima dengan ucapan Sopian.

Ayah Tiara yang emosi langsung melakukan penganiayaan terhadap Rico.

Rico sempat melakukan perlawanan, namun Sopian yang sudah terlanjur emosi mengambil sebilah pisau dan menusuknya.

"Korban (Rico) tidak mau bertanggung jawab, sehingga Sopian emosi dan melakukan penganiayaan terhadapnya dengan menggunakan sebilah pisau yang mengakibatkan Rico meninggal dunia," kata Paur Subbag Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman, Kamis (8/4/2021).

Melihat adanya keributan, kata Yasir, tetangga sempat melihat dan mencoba untuk melerai.

Baca juga: Remaja Aniaya Keluarga Sendiri Pakai Palu, 3 Orang Sekarat Berlumuran Darah dalam 1 Kamar

Namun, warga tidak berani mendekat karena melihat Sopian yang menenteng sebilah pisau.

Ketika keadaan sudah mulai tenang, saksi mata yang berada di lokasi langsung membawa Rico ke RS Umum Tanjungpura.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan