Breaking News:

Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur 16 Kali, Jarak Luncur Capai 1,5 Kilometer Pagi Ini

Aktivitas kegempaan pada periode ini antara lain 29 gempa guguran, 2 gempa hybrid/fase banyak, dan 1 gempa vulkanik dangkal

Dok BPPTKG
Awan panas guguran Merapi 18 April 2021 pukul 18.02 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 23 mm dan durasi max 114 detik. Jarak luncur kurang lebih 1.300 m ke arah barat daya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Hingga Senin (19/4/2021),  Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah menunjukkan aktivitas erupsi hingga pagi ini.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melaporkan, pada periode pagi ini pukul 00.00-06.00 WIB teramati 16 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 m ke arah barat daya.

Secara visual gunung tampak jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

Asap kawah tidak teramati.

Aktivitas kegempaan pada periode ini antara lain 29 gempa guguran, 2 gempa hybrid/fase banyak, dan 1 gempa vulkanik dangkal.

Cuaca Gunung Merapi berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat.

Baca juga: Napiter Ditempatkan di Lapas Narkotika Gunung Sindur, Begini Penjelasan Sudjonggo

Suhu udara 13-21°C, kelembaban udara 67-80 persen, dan tekanan udara 567-707 mmHg.

Sementara, pada periode 6 jam sebelumnya, Minggu (18/4/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1.300 m mengarah ke barat daya.

Selain itu, teramati 15 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke arah barat daya.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved