Breaking News:

Pukul Adik Ipar Gegara Pohon Alpukat, Batara Pane Dituntut 1 Tahun Penjara

Batara yang mengikuti sidang secara daring pun meminta kepada majelis hakim yang diketuai Ahmad Sumardi supaya meringankan hukumannya

TRIBUN MEDAN/GITA
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati br Ginting saat membacakan tuntutan di ruang cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (22/4/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Gita Nadia Putri br Tarigan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Batara Patulian Pane Alias Ucok nekat pukul kepala adik ipar pakai gelas keramik di depan banyak orang.

Pemicunya gara-gara perseteruan pohon alpukat dengan korban.

Kini akibat perbuatannya, lelaki yang berprofesi sebagai tukang becak itu, dituntut 1 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (22/4/2021).

"Meminta supaya majelis hakim menjatuhkan terdakwa Batara Patulian Pane Alias Ucok dengan pidana penjara selama 1 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati br Ginting.

Usai mendengar tuntutan, Batara yang mengikuti sidang secara daring pun meminta kepada majelis hakim yang diketuai Ahmad Sumardi supaya meringankan hukumannya.

"Mohon diringankan Yang Mulia," katanya. 

Selanjutnya majelis hakim menunda sidang pekan depan agenda vonis. 

Baca juga: Ini Reaksi Nadiem Makarim Saat Ditanya Isu Reshuffle Kabinet

Sementara itu dalam sidang sebelumnya, Jaksa menghadirkan saksi korban Eli Safitri ke persidangan.

Eli pun menjelaskan bahwa awal mula kejadian tersebut, saat ia dan keponakannya Fadli Endicomen, menyambangi rumah Kakak Kandungnya pada 10 Mei 2021 lalu, dengan tujuan ingin mengambil buah pokat serta memangkas sejumlah dahan yang sudah lapuk. 

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved