Breaking News:

Baru Pulang dari Brunei, Satu Keluarga TKI Asal Tulungagung Batal Djemput, Harus Jalani Isolasi

Hari ini ada 15 orang pekerja migran asal Tulungagung yang akan dijemput, setelah menyelesaikan dua hari karantina.

Disnakertrans Tulungagung
Pekerja migran didata ulang di Kantor Disnakertrans Tulungagung. 

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG -- Satu keluarga yang baru dari luar negeri gagal dijemput oleh familinya dari Tulungagung.

Pasalnya salah satu anggota keluarganya tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Dia adalah seorag pekerja migan Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) berinisial NA.

NA serta istri dan tiga anaknya harus menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

NA wajib menjalani proses karantina lanjutan hingga nanti dinyatakan negatif.

Baca juga: Kasus Covid-19 Ditemukan di Kebun Binatang Singa, Pemerintah India Minta Warganya Tidak Panik

Sementara istri dan tiga orang anaknya yang juga bersama-sama dia, juga menjalani isolasi.

“Empat orang satu keluarga ini batal dijemput pulang ke Tulungagung. Mereka masih menjalani isolasi di Asrama Haji,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung, Agus Santoso.

NA bersama keluarganya diketahui bekerja di Brunei Darussalam.

Mereka pulang karena kontraknya di negara penempatan telah habis.

Baca juga: Satgas Covid-19: Dampak Kerumunan di Lokasi Belanja Baru Terlihat 2-3 Minggu Mendatang

NA adalah tenaga migran pertama asal Tulungagung yang dinyatakan positif Covid-19, saat kepulangan.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved